Eks Jenderal: NATO Tidak Siap Perang Langsung dengan Rusia
Kamis, 15 September 2022 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Sejak dimulainya invasi skala penuh Vladimir Putin pada 24 Februari, AS dan sekutu NATO-nya telah mencoba menapaki garis tipis antara memberikan bantuan militer kepada Kiev tanpa meningkatkan konflik.
Media pemerintah Rusia dan beberapa politisi di Moskow menunjuk pada dukungan militer yang diberikan NATO kepada Kiev telah membingkai konflik sebagai antara aliansi dan Moskow.
Keterlibatan langsung NATO hanya akan terjadi jika salah satu negara anggotanya menghadapi serangan, memicu prinsip pertahanan kolektifnya sesuai dengan Pasal 5, sebuah keadaan sulit yang Shirreff katakan bahwa aliansi itu tidak siap.
“Bersiap untuk kasus terburuk berarti memobilisasi cadangan. Itu berarti membangun kembali kemampuan yang hilang yang terbuang selama bertahun-tahun pemotongan pertahanan," ujarnya.
"Itu berarti membuat industri siap untuk memproduksi peluru artileri, peluru kendali anti-tank, rudal anti-pesawat," katanya.
"Tidak hanya untuk mengganti stok yang diserahkan ke Ukraina, tetapi juga untuk mulai membangun stok kami sendiri karena kami dilubangi," imbuhnya.
Baca: Negara NATO: Risiko Perang dengan Rusia Serius!
"Centang kotak untuk negara-negara NATO tertentu yang menyediakan persenjataan," ucapnya mengacu pada bantuan yang diberikan kepada Kiev.
Media pemerintah Rusia dan beberapa politisi di Moskow menunjuk pada dukungan militer yang diberikan NATO kepada Kiev telah membingkai konflik sebagai antara aliansi dan Moskow.
Keterlibatan langsung NATO hanya akan terjadi jika salah satu negara anggotanya menghadapi serangan, memicu prinsip pertahanan kolektifnya sesuai dengan Pasal 5, sebuah keadaan sulit yang Shirreff katakan bahwa aliansi itu tidak siap.
“Bersiap untuk kasus terburuk berarti memobilisasi cadangan. Itu berarti membangun kembali kemampuan yang hilang yang terbuang selama bertahun-tahun pemotongan pertahanan," ujarnya.
"Itu berarti membuat industri siap untuk memproduksi peluru artileri, peluru kendali anti-tank, rudal anti-pesawat," katanya.
"Tidak hanya untuk mengganti stok yang diserahkan ke Ukraina, tetapi juga untuk mulai membangun stok kami sendiri karena kami dilubangi," imbuhnya.
Baca: Negara NATO: Risiko Perang dengan Rusia Serius!
"Centang kotak untuk negara-negara NATO tertentu yang menyediakan persenjataan," ucapnya mengacu pada bantuan yang diberikan kepada Kiev.
Lihat Juga :