AS: Rusia Habiskan Rp4,4 Triliun untuk Pengaruhi Politisi dan Pejabat di Dunia

Rabu, 14 September 2022 - 17:06 WIB
loading...
AS: Rusia Habiskan Rp4,4...
AS: Rusia Habiskan Rp4,4 Triliun untuk Pengaruhi Politisi dan Pejabat di Dunia. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Rusia diam-diam telah menghabiskan lebih dari USD300 juta (Rp4,4 triliun) sejak 2014 untuk mencoba mempengaruhi politisi dan pejabat di lebih dari dua lusin negara di seluruh dunia. Hal itu diungkapkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari AP, isi kabel yang dirilis pada Selasa (13/9/2022), mengutip penilaian intelijen baru tentang upaya rahasia global Rusia untuk mendukung kebijakan dan pihak-pihak yang bersimpati kepada Moskow.

Baca: Putin Didesak Lengser setelah Tentara Rusia Dipermalukan Pasukan Ukraina

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price menyebut pendanaan rahasia Rusia sebagai “serangan terhadap kedaulatan.”

“Ini adalah upaya untuk mengurangi kemampuan orang di seluruh dunia untuk memilih pemerintah yang mereka anggap paling cocok untuk mewakili mereka, untuk mewakili kepentingan mereka, dan untuk mewakili nilai-nilai mereka,” kata Price.

Departemen Luar Negeri AS mengambil langkah yang tidak biasa dengan merilis kabel diplomatik yang dikirim pada hari Senin ke banyak kedutaan besar dan konsulat AS di luar negeri, banyak dari mereka di Eropa, Afrika dan Asia Selatan, menyampaikan keprihatinan.

Kabel tersebut tidak menyebutkan target spesifik Rusia, tetapi mengatakan AS memberikan informasi rahasia untuk memilih negara-negara tertentu.

Baca: Zelensky Akui Ukraina Bergantung pada AS untuk Uang dan Militer

Ini adalah upaya terbaru oleh pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mendeklasifikasi intelijen tentang tujuan militer dan politik Moskow, yang pada akhirnya mengoreksi penilaian bahwa Rusia akan meluncurkan perang baru melawan Ukraina.

Banyak pejabat tinggi keamanan nasional Presiden Joe Biden memiliki pengalaman luas melawan Moskow dan bertugas di pemerintahan ketika Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan kampanye luas untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS 2016 dan 2020.

Seorang pejabat senior pemerintah menolak untuk mengatakan berapa banyak uang yang diyakini telah dihabiskan Rusia di Ukraina, di mana Presiden Volodymyr Zelensky dan para deputi tingginya telah lama menuduh Putin ikut campur dalam politik dalam negeri.

Pejabat itu mencatat tuduhan pengaruh Rusia dalam pemilihan baru-baru ini di Albania, Bosnia dan Montenegro, semua negara Eropa Timur yang telah menghadapi tekanan historis dari Moskow.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved