3 Pemimpin Negara Ini Tidak Diundang Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth

Selasa, 13 September 2022 - 19:53 WIB
loading...
3 Pemimpin Negara Ini...
Tiga pemimpin negara tidak diundang menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II. Foto/VOA
A A A
LONDON - Sebuah laporan menyatakan Rusia, Belarusia, dan Myanmar tidak akan diundang ke pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II. Sementara, masih berdasarkan laporan yang sama, Iran hanya akan diwakili oleh seorang duta besar.

Sekitar 500 pejabat dan pemimpin dunia diperkirakan akan datang ke London untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Mereka akan bergabung dengan anggota keluarga kerajaan Inggris dan Perdana Menteri Liz Truss, serta mantan perdana menteri, untuk upacara bersejarah di Westminster Abbey pada hari Senin (19/9/2022) pukul 11 pagi.

"Ini adalah acara internasional terbesar yang kami selenggarakan dalam beberapa dekade," kata salah satu sumber Istana Whitehall kepada kantor berita PA, seperti dikutip dari Evening Standard, Selasa (13/9/2022).

Sumber itu mengatakan logistik acara, termasuk transportasi dan keamanan, seperti mengatur ratusan kunjungan kenegaraan dalam beberapa hari.

Baca: Silsilah Kerajaan Inggris dari Awal Hingga Sekarang

Undangan dikirim selama akhir pekan kepada kepala negara di mana Inggris memiliki hubungan diplomatik. Untuk sebagian besar negara, kepala negara diperbolehkan membawa tamu.

"Namun, Vladimir Putin, sekutunya Aleksandr Lukashenko dari Belarusia, dan para pemimpin di Myanmar belum diundang," kata sumber itu.

Para pemimpin sebagian besar negara Persemakmuran diharapkan hadir, dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan dia akan melakukan perjalanan hampir 24 jam untuk hadir.

Rekan-rekannya dari Kanada dan Australia, Justin Trudeau serta Anthony Albanese, juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan hadir.

Baca: Raja Charles III Ternyata Pelajari Al-Qur'an, Apa Pandangannya tentang Islam?

Albanese mengatakan dia tidak akan bepergian sendirian dan Istana telah mengundangnya untuk membawa 10 orang Australia yang telah memberikan kontribusi luar biasa untuk komunitas mereka.

Emmanuel Macron dari Prancis, Frank-Walter Steinmeier dari Jerman, Sergio Mattarella dari Italia, Recep Tayyip Erdogan dari Turki dan Jair Bolsonaro dari Brasil termasuk di antara presiden yang hadir, bersama dengan Ursula von der Leyen dari Komisi Eropa.

Raja Felipe dari Spanyol dan istrinya, Ratu Letizia, termasuk di antara bangsawan Eropa yang akan hadir.

Namun, perjalanan untuk menghadiri pemakaman diperkirakan tidak akan dilakukan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang telah meluangkan waktunya untuk mengatur perlawanan negaranya melawan pasukan Rusia guna menandatangani buku belasungkawa untuk Ratu.

Sementara itu Downing Street pada hari Senin menolak untuk mengomentari laporan bahwa para pemimpin dunia yang mengunjungi London untuk pemakaman kenegaraan Ratu telah diminta untuk melakukan perjalanan dengan penerbangan komersial dan akan diangkut dengan bus ke Westminster Abbey.

Baca: Charles Jadi Raja, Negara Ini Ingin Merdeka Sepenuhnya dari Inggris

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved