Detik-Detik Serangan 11 September 2001 di WTC AS

Minggu, 11 September 2022 - 09:06 WIB
loading...
Detik-Detik Serangan 11 September 2001 di WTC AS
Serangan teroris pada 11 September 2001 mengguncang dunia. Foto/ABC.net.au
A A A
JAKARTA - Serangan 11 September 2001 merupakan salah satu tragedi mengerikan di dunia. Dikenal sebagai 9/11 Attacks, semua berawal dari pembajakan beberapa pesawat yang dilanjutkan dengan serangan bunuh diri yang menyasar Amerika Serikat.

Dikutip dari laman History, saat itu sekitar 19 militan yang terkait dengan kelompok ekstremis Al Qaeda membajak empat pesawat. Tragisnya, dua diantara pesawat yang dibajak diterbangkan ke menara kembar World Trade Center yang berada di New York City.

Sedangkan pesawat sisanya menabrak Pentagon di Arlington, Virginia serta sebuah lapangan di Pennsylvania. Dalam tragedi mengerikan ini, hampir 3.000 orang diketahui menjadi korban jiwa di dalamnya.

Serangan 11 September 2001 dipicu oleh pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden atas keyakinannya bahwa Amerika Serikat sebenarnya lemah. Dikutip dari Britannica, perencana operasional dari serangan ini adalah Khalid Sheikh Mohammed.

Baca: Profil Osama bin Laden, Pemimpin al-Qaeda yang Pernah Dituduh sebagai Agen CIA

Menurut Yosri Fouda, seorang jurnalis saluran tv Al Jazeera, Khalid Sheikh pernah berencana untuk meledakan beberapa lusin pesawat Amerika di Asia selama 1990-an. Meski gagal, impiannya tidak pudar begitu saja.

Setelah mengenal Bin Laden, dia memiliki peluang untuk mewujudkan mimpinya yang sudah dinantikan lama. Khaled merencanakan inovasi taktis menggunakan pesawat bajakan untuk menyerang AS.

Sedangkan Al Qaeda sendiri menyediakan personel, uang, hingga dukungan logistik utuk melaksanakan operasi tersebut. Lebih lanjut, bagian penting dari rencana 9/11 Attacks ini terbentuk di Hamburg, termasuk sang pembajak pesawat Mohammed Atta.

Para pembajak yang sebagian besar berasal dari Arab menetap di Amerika Serikat jauh hari sebelum serangan. Mereka bepergian dengan kelompok kecil dan beberapa diantaranya menerima pelatihan penerbangan komersial.

Pada 11 September 2001, kelompok penyerang menaiki empat pesawat domestik yang menjadi target di 3 bandara Pantai Timur dan langsung lepas landas setelah melumpuhkan awaknya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1179 seconds (10.101#12.26)