Warga Rusia Dukung Amandemen, Putin Berkuasa Hingga 2036

Kamis, 02 Juli 2020 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Analis Gleb Pavlovsky, mantan konsultan politik Kremlin, mengatakan dorongan Putin untuk memegang suara, meskipun fakta bahwa Rusia memiliki ribuan kasus infeksi virus Corona baru setiap hari, mencerminkan potensi kelemahannya.

"Putin kurang percaya diri di lingkaran dalam dan dia khawatir tentang masa depan," ujar Pavlovsky. "Dia menginginkan bukti dukungan publik yang tak terbantahkan," imbuhnya.

Meskipun persetujuan parlemen atas perubahan sudah cukup untuk membuatnya menjadi undang-undang, presiden Rusia yang berusia 67 tahun itu meletakkan rencana konstitusionalnya kepada para pemilih untuk menunjukkan dukungannya yang luas dan menambahkan lapisan demokratis kepada mereka. Tapi kemudian pandemi virus Corona menelan Rusia, memaksanya untuk menunda pemungutan suara yang sejatinya dilakukan pada 22 April.

Di Moskow, beberapa aktivis secara singkat berbaring di Lapangan Merah, membentuk angka "2036" dengan tubuh mereka sebagai bentuk aksi protes sebelum polisi menghentikan mereka. Beberapa aksi lain di Moskow dan St. Petersburg menggelar aksi satu orang dan polisi tidak melakukan intervensi.

Pihak berwenang melakukan upaya besar-besaran untuk membujuk para guru, dokter, pekerja di perusahaan sektor publik dan lainnya yang dibayar oleh negara untuk memberikan suara. Laporan muncul dari seluruh negeri di mana para manajer memaksa orang untuk memilih.

Kritikus Kremlin dan pemantau independen menunjukkan bahwa tekanan pada pemilih, ditambah dengan peluang baru untuk memanipulasi suara ketika kotak suara tidak dijaga pada malam hari, mengikis standar pemungutan suara ke titik terendah yang baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved