Rusia Desak Iran Singkirkan Milisinya dari Suriah Barat, Ini Alasannya

Minggu, 04 September 2022 - 00:15 WIB
loading...
Rusia Desak Iran Singkirkan...
Pasukan Tentara Nasional Suriah mengadakan latihan militer di Suriah utara pada 03 Juni 2022. Foto/Huseyin Nas?r/Anadolu Agency
A A A
HAMA - Rusia mendesak Iran memindahkan pasukan dan milisinya dari daerah-daerah di Suriah barat untuk menghindari serangan udara lebih lanjut dari negara tetangga Israel.

Kabar tersebut diungkap surat kabar Asharq al-Awsat.

Mengutip sumber yang dilaporkan dekat dengan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, outlet tersebut melaporkan dalam pertemuan pada Rabu antara tiga pejabat Rusia dan rekan-rekan Iran mereka di bandara militer Hama, Moskow "menuntut agar Iran mengevakuasi" posisi militer mereka di dekat Hama dan kota pesisir Tartous.

Selama beberapa tahun terakhir, Israel sering melakukan serangan udara di lokasi dan posisi milisi Iran di dalam negeri Suriah, terutama di barat dan barat daya.

Baca juga: Jalur Gaza Muliakan 581 Penghafal Al-Qur’an dengan Pesta Besar

Menurut Tel Aviv, serangan tersebut merupakan upaya menahan pengaruh Iran dan mencegah koridor darat yang membentang dari Irak ke Lebanon yang dapat digunakan Iran dan milisinya.

Tindakan Israel menyebabkan lebih banyak masalah bagi rezim Suriah dan pasukannya sendiri, yang terkadang terkena dampak serangan tersebut.

Infrastruktur sipil juga terkena dampak, termasuk bandara internasional di ibu kota Damaskus dan kota utara Aleppo.

Sampai sekarang, bagaimanapun, hanya ada sedikit atau tidak ada laporan tentang peningkatan gesekan antara pasukan Suriah dan sekutu Iran mereka serta milisi yang berafiliasi, yang telah membantu rezim Assad selama perang saudara.

Tuntutan Moskow ke Teheran, jika terbukti benar, selanjutnya dapat menandakan meningkatnya ketegangan antara pasukan Rusia dan Iran di Suriah.

Rusia dan Iran sering bersaing untuk mendominasi dan berpengaruh di Suriah selama dekade terakhir.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved