Jika Perang dengan China Pecah, Ada 3.500 Target Empuk di Taiwan

Sabtu, 03 September 2022 - 04:17 WIB
loading...
A A A
Memutuskan hubungan dengan pulau berpenduduk hampir 24 juta orang ini dapat menelan biaya sekitar USD55,63 juta per hari atau USD1,69 miliar per bulan, menurut laporan tersebut.

Para peneliti juga mencatat bahwa dampak ekonomi dari waktu ke waktu tidak akan linier, dan biaya gangguan akan cepat meningkat jika perusahaan dipaksa untuk membuat penyesuaian produksi yang lebih besar selama konflik berkelanjutan.

"Gagasan bahwa pemerintah atau militer China mengawasi 'tempat menarik' di seluruh Taiwan dimungkinkan," kata McDaniel dan Zhong. "Tetapi ketika Anda menempatkan POI itu melawan kepadatan penduduk pulau pada tingkat granular, Anda tidak hanya melihat pelabuhan tetapi juga stasiun pendaratan kabel bawah laut muncul, dan itu memberi Anda jeda."

"Orang-orang berpikir bahwa data ada di awan, tetapi mereka benar-benar ada di dasar laut kita," jelas mereka. "Adalah satu hal jika Anda perlu memperbaiki kabel yang rusak atau stasiun pendaratan di masa damai--itu akan mengganggu tetapi tetap bisa dilakukan-- tetapi dalam konflik, implikasinya akan jauh lebih parah."

"Fakta bahwa kerentanan ini belum mendapat perhatian di antara pembuat kebijakan dan publik yang layak lebih mengejutkan bagi kami daripada data itu sendiri," imbuh mereka.

Bruce Jones, mantan pejabat PBB dan penasihat Departemen Luar Negeri AS yang sekarang menjabat sebagai direktur Brookings Institution's Project on International Order and Strategy serta sebagai senior fellow di Center for East Asia Policy Studies, juga memperingatkan tentang kerentanan dari koneksi bawah air.

"Gangguan ke Taiwan akan jauh lebih besar daripada gangguan ke China karena China memiliki banyak kabel lain ke setiap bagian dunia lainnya," kata Jones, yang menjabat sebagai peninjau untuk laporan Mercatus Center.

"Jadi, China dapat menimbulkan kebingungan dan kerumitan substansial di Taiwan dengan hanya biaya yang relatif rendah untuk operasinya sendiri."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 65 : Dipa Kembali Pengaruhi Novan yang Mulai Ragu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Berita Terkini
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved