Wanita Ini Klaim Dinikahi Paksa Eks Pejabat Taliban dan Diperkosa Berbulan-bulan

Sabtu, 03 September 2022 - 02:15 WIB
loading...
A A A
Setelah kelompok Taliban merebut kembali kendali atas Afghanistan pada Agustus 2021, banyak pejabat kelompok itu dengan cepat menikahi para wanita sebagai istri kedua dan ketiga. Masalah ini membawa perhatian negatif yang cukup pada rezim baru untuk mendorong pemimpin tertinggi Taliban mengeluarkan dekrit yang menginstruksikan anggotanya untuk menghindari lebih dari satu pernikahan.

Juru kampanye Amnesty International dan aktivis hak-hak perempuan Samira Hamidi mengatakan dalam sebuah tweet: "Kesaksian Elaha, seorang mahasiswi kedokteran, tentang pernikahan paksa, pemerkosaan, dan penyiksaan oleh Taliban bersenjata yang kuat adalah kenyataan yang mengejutkan dari apa yang dihadapi puluhan perempuan dan anak perempuan."

Dia meminta PBB untuk segera bertindak untuk menyelamatkan Elaha.

Teman Elaha mengatakan kepada CBS News bahwa wanita itu, yang memarnya terlihat video, tetap berada di Kabul.

Sebuah tweet dari sebuah akun dengan sejarah singkat di platform media sosial muncul pada hari Rabu yang mengeklaim berasal dari Mahkamah Agung yang dikelola Taliban Afghanistan, mengatakan bahwa Elaha telah ditangkap.

Namun, baik teman Elaha maupun Mahkamah Agung yang sebenarnya mengatakan bahwa akun dan tweet tersebut adalah palsu.

"Setelah video ini, tidak ada yang akan melihat saya lagi. Saya mungkin akan mati," kata Elaha sambil menangis dalam video tersebut. "Tapi lebih baik mati sekali daripada mati berulang-ulang."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved