Kepergok Anak Kecil Sedang Masturbasi, Pria Sepuh Dipenjara Setahun

Sabtu, 03 September 2022 - 00:32 WIB
loading...
Kepergok Anak Kecil...
Pria 60 tahun di India dihukum penjara setahun karena kepergok bocah 4 tahun sedang masturbasi. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Pengadilan di India menjatuhkan hukuman satu tahun penjara terhadap pria berusia 60 tahun karena masturbasi di depan anak berumur 4 tahun.

Vonis terhadap pria sepuh ini menjadi kontroversial, karena dia tidak bermaksud melakukan tindakan sesksual di depan kecil. Sebaliknya, balita tersebut yang tiba-tiba mendatangi tokonya dan memergoki tindakan tersebut.

Hakim khusus untuk kasus Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Pelanggaran Seksual (POCSO), Priya Bankar, menyatakan terdakwa bersalah pada 29 Agustus dan menjatuhkan hukuman satu tahun penjara.

Baca juga: Pria Ini Ditembak Mati karena Masturbasi di Depan Wanita Telanjang di Pantai Nudis

Kasus ini bermula ketika anak laki-laki berusia empat tahun--yang dinyatakan pengadilan sebagai korban--pergi ke toko jahit terdakwa di dekat rumahnya. Bocah itu kemudian melihat terdakwa menyentuh organ pribadinya.

Terdakwa juga menunjukkan organ pribadinya, sesuai dengan pengaduan yang terdaftar di bawah UU POCSO.

Pengacara terdakwa berpendapat bahwa kliennya tidak memanggil bocah itu ke toko, juga tidak mendekati bocah tersebut.

Pengadilan dalam putusannya mengatakan bahwa memang benar bocah itu melihat ulah lelaki itu secara tidak sengaja.

Tetapi, kata pengadilan, toko terdakwa kecil dan setiap orang yang lewat dapat melihat tindakannya, sehingga tidak dapat dikatakan bahwa dia melakukan masturbasi secara pribadi.

Menurut pengadilan, ketika bocah itu melihat tindakan terdakwa, si terdakwa tidak menyembunyikannya tetapi mencoba memberinya penjelasan.

Lebih lanjut, pengadilan mengatakan nasturbasi adalah tindakan seksual dan jika dilakukan di hadapan orang lain, itu cukup untuk menyimpulkan niat seksual seorang terdakwa.

“Ada dampak yang sangat merugikan dari kejadian tersebut pada korban, anggota keluarganya dan bahkan pada masyarakat. Mereka mendapat kesan bahwa rumah dan sekitarnya tidak aman untuk anak-anak dan itu akan menyebabkan situasi yang mengkhawatirkan di masyarakat,” kata hakim, seperti dikutip NDTV, Jumat (2/9/2022).

“Yang pasti, kejadian seperti itu menimbulkan teror di benak orang dan meninggalkan bekas luka di benak korban untuk waktu yang lama.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved