Sekjen PBB Seru Semua Pihak Menahan Diri di Irak

Selasa, 30 Agustus 2022 - 06:37 WIB
loading...
Sekjen PBB Seru Semua...
Pasukan keamanan Irak menembakkan gas air mata ke pengikut ulama Syiah Muqtada al-Sadr di dalam istana pemerintah di Baghdad, Irak, 29 Agustus 2022. Foto/rt.com
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyerukan semua pihak "menahan diri" di Irak. Dia meminta semua kelompok "mengambil langkah segera untuk meredakan situasi" ketika Zona Hijau Baghdad mengalami kerusuhan dan kekacauan.

“Sekretaris Jenderal telah mengikuti dengan keprihatinan protes yang sedang berlangsung di Irak hari ini, di mana para demonstran memasuki gedung-gedung pemerintah," papar juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric.



“Dia meminta ketenangan dan menahan diri, dan mendesak semua aktor terkait untuk mengambil langkah segera untuk meredakan situasi dan menghindari kekerasan apa pun,” ungkap Dujarric.

Baca juga: Bentrokan Meletus Pasca Ulama Syiah Irak Umumkan Mundur dari Panggung Politik

Dia menambahkan, “Sekretaris Jenderal sangat mendesak semua pihak dan aktor untuk mengatasi perbedaan mereka dan untuk terlibat, tanpa penundaan lebih lanjut, dalam dialog damai dan inklusif dengan cara yang konstruktif ke depan.”

Zona Hijau Baghdad diguncang kekerasan pada Senin setelah ulama Syiah Irak Muqtada al-Sadr mengatakan dia berhenti dari politik.

Langkah itu memicu kekacauan di mana 12 pendukungnya tewas dalam bentrok berdarah.

Ketegangan meningkat di Irak di tengah krisis politik yang membuat negara itu tanpa pemerintahan, perdana menteri, atau presiden baru selama berbulan-bulan.

Situasi meningkat tajam setelah pendukung al-Sadr menyerbu Istana Pemerintah pada Senin menyusul pengumuman pemimpin mereka.

“Menjelang malam, setidaknya tujuh artileri jatuh di Zona Hijau dengan keamanan tinggi, yang menampung gedung-gedung pemerintah dan misi diplomatik,” papar seorang sumber keamanan kepada AFP tanpa menyebut nama.

Tidak segera jelas siapa yang berada di balik penembakan artileri itu, yang diikuti dengan suara senjata otomatis yang ditembakkan di Zona Hijau.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved