Kasus Virus Corona AS Naik 47.000, Lonjakan Terbesar dalam Sehari

Rabu, 01 Juli 2020 - 10:51 WIB
loading...
A A A
Menurut penghitungan Reuters, kasus Covid-19 meningkat lebih dari dua kali lipat pada bulan Juni di setidaknya 10 negara bagian, termasuk Texas dan Florida. Di bagian Texas dan Arizona, tempat tidur perawatan intensif rumah sakit untuk pasien Covid-19 kekurangan pasokan.

Lebih dari 126.000 orang Amerika meninggal karena Covid-19 dan jutaan orang kehilangan pekerjaan karena negara bagian dan kota-kota besar memerintahkan penduduk untuk tinggal di rumah dan pusat bisnis ditutup. Ekonomi berkontraksi tajam pada kuartal pertama dan diperkirakan akan turun pada kuartal kedua.

Uni Eropa (UE) telah mengecualikan warga Amerika dari "daftar aman" negara-negara di mana blok itu akan memungkinkan perjalanan yang tidak penting dimulai pada hari Rabu ini. (Baca: Uni Eropa Depak Amerika Serikat dari Daftar Perjalanan Aman )

Peningkatan baru dalam kasus dan rawat inap telah meredupkan harapan bahwa yang kondisi terburuk dari rasa sakit manusia dan ekonomi telah berlalu, mendorong kecaman baru terhadap Presiden AS Donald Trump ketika ia berusaha terpilih kembali dalam pemilu pada 3 November mendatang.

Pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan bahwa "salah urus bersejarah" Trump terhadap pandemi menelan korban jiwa dan menimbulkan lebih banyak kerusakan daripada yang diperlukan bagi ekonomi AS.

“Tidak harus seperti ini. Donald Trump mengecewakan kami,” kata mantan wakil presiden AS berusia 77 tahun itu dalam pidatonya di Delaware, di mana ia mengungkap rencana terbaru untuk mengatasi pandemi yang menyerukan lebih banyak tes dan mempekerjakan 100.000 pelacak kontrak.

Dalam sepekan terakhir California, Texas dan Florida telah menutup bar yang baru dibuka kembali, yang menurut pejabat kesehatan masyarakat kemungkinan merupakan salah satu penyumbang terbesar pada lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved