Ingin Saingi AS, China Buat 6 Kapal Perusak Berpeluru Kendali

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 10:29 WIB
loading...
A A A
Dilengkapi dengan persenjataan terbaru dan teknologi peluncuran pesawat, kemampuan kapal Type 003 dianggap menyaingi kapal induk Barat, karena Beijing berusaha untuk mengubah angkatan lautnya, yang sudah menjadi yang terbesar di dunia, menjadi kekuatan multi-kapal induk.

Tipe 003 menggunakan peluncuran ketapel, yang menurut para ahli tampaknya merupakan sistem tipe elektromagnetik seperti yang awalnya dikembangkan oleh Angkatan Laut AS.

Baca juga: Kapal Survei Militer China Tinggalkan Sri Lanka setelah Bikin Gempar

Sistem seperti itu mengurangi tekanan pada pesawat daripada sistem peluncuran ketapel tipe uap yang lebih tua, dan penggunaan ketapel berarti bahwa kapal akan dapat meluncurkan lebih banyak jenis pesawat, yang diperlukan bagi China untuk dapat memproyeksikan angkatan laut. daya pada jangkauan yang lebih besar.

China membelanjakan peralatan canggih, termasuk pesawat tempur siluman dan kapal induk, yang coba dilawan oleh Taiwan dengan mengerahkan lebih banyak upaya ke senjata seperti rudal yang dapat menyerang jauh ke wilayah tetangga raksasanya.

China tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya. Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing, dengan mengatakan bahwa Republik Rakyat China tidak pernah memerintah pulau itu dan hanya rakyat Taiwan yang dapat memutuskan masa depan mereka.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved