Putin Teken Dekrit Perekrutan Pasukan di Tengah Perang dengan Ukraina
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Rusia awalnya membantah mengirim tentara wajib militer ke Ukraina, tetapi beberapa perwira didisiplinkan setelah kasus terungkap bahwa wajib militer dipaksa untuk menandatangani kontrak dan dalam beberapa kasus ditawan.
Di bawah hukum Rusia, wajib militer diharuskan menjalani pelatihan empat bulan sebelum dikirim ke perang.
Sementara itu Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan dua minggu lalu bahwa batalyon sukarelawan yang didirikan di beberapa wilayah Rusia kemungkinan akan membentuk bagian dari korps tentara baru.
Tetapi dikatakan "tingkat antusiasme masyarakat yang sangat terbatas untuk menjadi sukarelawan untuk pertempuran di Ukraina" berarti akan sulit untuk menemukan jumlah pasukan yang dibutuhkan.
Baca juga: Hari Kemerdekaan, Anjing Pahlawan Ukraina Kirim Pesan ke Putin
Di bawah hukum Rusia, wajib militer diharuskan menjalani pelatihan empat bulan sebelum dikirim ke perang.
Sementara itu Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan dua minggu lalu bahwa batalyon sukarelawan yang didirikan di beberapa wilayah Rusia kemungkinan akan membentuk bagian dari korps tentara baru.
Tetapi dikatakan "tingkat antusiasme masyarakat yang sangat terbatas untuk menjadi sukarelawan untuk pertempuran di Ukraina" berarti akan sulit untuk menemukan jumlah pasukan yang dibutuhkan.
Baca juga: Hari Kemerdekaan, Anjing Pahlawan Ukraina Kirim Pesan ke Putin
(ian)
Lihat Juga :