Hari Kemerdekaan, Anjing Pahlawan Ukraina Kirim Pesan ke Putin

Rabu, 24 Agustus 2022 - 23:33 WIB
loading...
Hari Kemerdekaan, Anjing...
Anjing pahlawan Ukraina, Patron, mengirimkan pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Today
A A A
KIEV - Anjing pelacak ranjau yang menjadi pahlawan Ukraina , Patron, mengirimkan pesan kepada Presiden Vladimir Putin berbunyi Rusia 'tidak akan berhasil menduduki kita' saat ia berpose dalam pakaian favoritnya untuk menandai Hari Kemerdekaan negara itu.

Patron, anjing ras Jack Russell berusia dua tahun yang telah dianugerahi medali keberanian oleh Presiden Ukraina Volodymr Zelensky. Dalam fotonya, dia mengenakan kemeja tradisional Vyshyvanka yang disesuaikan saat ia berpose di depan bendera nasional Ukraina.

Dalam postingan terbaru di Twitternya, anjing itu terlihat duduk di atas meja mengenakan pakaian bordir khas Ukraina yang dikenal sebagai Vyshyvanka sambil mencoba menjilat fotografer. Vyshyvanka adalah nama kasual untuk kemeja bersulam yang merupakan bagian dari kostum nasional negara tersebut.

Akun Twitter anjing itu memperingatkan bahwa Rusia 'tidak akan pernah' menduduki Ukraina lagi dalam sebuah postingan untuk menandai ulang tahun ke-31 negara itu setelah meninggalkan Uni Soviet dan memperoleh kemerdekaan.

"Negara saya telah merdeka selama 31 tahun. Lagi. Seluruh dunia telah mengakui ini, dan bahkan mereka yang sekarang ingin memperbudak kita," tulis postingan tersebut.

"Dalam foto ini, saya menunjukkan kepada mereka bahwa mereka tidak akan berhasil menduduki kita. Tidak akan lagi. Selamat Hari Kemerdekaan, Ukrainaku. Aku mencintaimu," sambung pesan itu seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (24/8/2022).

Patron, yang memiliki lebih dari 44.000 pengikut di Twitter dan 341.000 di Instagram, menjadi terkenal ketika Layanan Darurat Negara Ukraina memposting video online tentang maskot mereka yang bekerja di kota Chernihiv utara yang dilanda perang untuk membersihkan bahan peledak.

Patron awalnya dibeli untuk tampil di pertunjukan anjing, tetapi berhasil mendeteksi lebih dari 200 ranjau darat Rusia yang mematikan dan bom yang tidak meledak.

Baca juga: AS Desak Warganya Tinggalkan Ukraina

Berkat sumbangsihnya itu, Patron menerima medali untuk keberanian di istana kepresidenan di Kiev pada bulan Mei bersama Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, yang sedang berkunjung.

Pemilik Patron, Mykhailo Iliev, adalah ahli penjinak bom dan segera setelah membeli Patron, dia menyadari betapa anjing itu membantunya dalam pekerjaannya.

"Inilah hidupnya, hanya itu yang dia ketahui. Hanya masalah kesempatan bahwa kita memiliki anjing yang cakap. Dia bukan anjing pelayan, dia adalah peliharaan saya, tetapi dia memiliki hidung yang luar biasa dan pembelajar yang rajin. Dia dimaksudkan untuk menjadi anjing pertunjukan tapi takdirnya adalah untuk menyelamatkan nyawa orang, bukan untuk memenangkan hadiah," tutur Iliev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved