Kronologi Pria Positif Covid-19, Cacar Monyet, dan HIV Secara Bersamaan

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:29 WIB
loading...
Kronologi Pria Positif...
Pria Italia positif ternfeksi Covid-19, cacar monyet, dan HIV secara bersamaan. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
ROMA - Seorang pria berusia 36 tahun di Italia menjadi orang pertama di dunia yang dites positif mengidap Covid-19, cacar monyet (monkeypox), dan HIV secara bersamaan.

Para peneliti di University of Catania di Sisilia, Italia, mengatakan pria itu dinyatakan positif terinfeksi ketiganya setelah melakukan perjalanan ke Spanyol awal tahun ini.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu menderita demam, sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, dan radang pada selangkangan.

Baca juga: Langka, Pria Italia Didiagnosis Terinfeksi HIV, Covid-19, dan Monkeypox Sekaligus

Berikut kronologi pria tersebut bisa terinfeksi ketiga penyakit itu secara bersamaan.

Secara total, pria itu menghabiskan lima hari di Spanyol dari 16-20 Juni, di mana dia mengaku berhubungan seks tanpa kondom dengan pria.

Menurut laporan kasus yang diterbitkan dalam Journal of Infection, dia dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Juli–tiga hari setelah pertama kali mengalami gejala.

Pada hari yang sama, dia mulai mengalami ruam di lengan kirinya sebelum mengembangkan lepuh kecil yang menyakitkan di tubuhnya, anggota tubuh bagian bawah, wajah dan glutes.

Lepuh terus muncul di tubuhnya selama beberapa hari berikutnya.

Pada tanggal 5 Juli, pria itu dirawat di unit gawat darurat di Rumah Sakit Universitas San Marco di Catania, Italia, sebelum dipindahkan ke Unit Penyakit Menular.

Di sana, dia dites untuk monkeypox di mana dia dinyatakan positif terinfeksi.

Dia juga di-skrining untuk beberapa IMS [penyakit seks menular] dan dites positif HIV-1. Para peneliti mengatakan tes darah menunjukkan "infeksi itu relatif baru".

Mereka juga mengatakan pasien sebelumnya telah melakukan tes HIV pada September 2021, yang hasilnya negatif.

Pada 11 Juli, setelah pulih dari cacar monyet dan Covid-19, pria itu dipulangkan dari rumah sakit dan disuruh mengisolasi.

Para peneliti mengonfirmasi bahwa legiun kulitnya telah sembuh dan berkerak.

Laporan dari universitas mengatakan: “Kasus ini menyoroti bagaimana gejala cacar monyet dan Covid-19 dapat tumpang tindih, dan menguatkan bagaimana dalam kasus koinfeksi, pengumpulan anamnestik, dan kebiasaan seksual sangat penting untuk melakukan diagnosis yang benar."

“Untuk dicatat, swab orofaringeal monkeypox masih positif setelah 20 hari, menunjukkan bahwa orang-orang ini mungkin masih menular selama beberapa hari setelah remisi klinis," lanjut laporan tersebut.

“Akibatnya, dokter harus mendorong tindakan pencegahan yang tepat.”

"Karena ini adalah satu-satunya kasus virus monkeypox yang dilaporkan, SARS-CoV-2 [penyebab COvid-19] dan koinfeksi HIV, masih belum cukup bukti yang mendukung bahwa kombinasi ini dapat memperburuk kondisi pasien," imbuh laporan tersebut.

“Mengingat pandemi SARS-CoV-2 saat ini dan peningkatan kasus cacar monyet setiap hari, sistem perawatan kesehatan harus mewaspadai kemungkinan ini.”

Monkeypox telah menyebar ke seluruh dunia dengan lebih dari 41.000 kasus penyakit yang sekarang dilaporkan di 94 negara, menurut data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ini menyebar terutama melalui kontak kulit-ke-kulit dan kadang-kadang melalui kontak dekat dengan tetesan pernapasan besar dari orang yang terinfeksi.

Gejalanya meliputi demam, menggigil, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, serta tanda-tanda melepuh.

Bulan lalu, seorang pria Amerika Serikat, yang menderita Covid-19 dan cacar monyet pada saat yang sama, menggambarkan bagaimana gejalanya membuatnya terbaring di tempat tidur.

Mitcho Thompson, asal California, mengatakan dia mulai melihat luka merah di sekujur tubuhnya tak lama setelah dinyatakan positif Covid-19.

Dia menjelaskan bagaimana dia menemukan luka di tubuhnya di kaki, lengan, punggung, dan lehernya.

Dia juga mencatat bahwa dia merasa sangat sakit dan menceritakan yang terburuk adalah ketika dia hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur untuk minum air.

Thompson mengatakan dia dalam "minggu kesengsaraan" menambahkan rasanya seperti dia menderita flu yang sangat buruk.

Dr Dean Winslow, seorang profesor kedokteran Universitas Stanford yang berbicara tentang kasus tersebut pada saat itu, mengatakan tertular Covid-19 pada saat yang sama dengan cacar monyet sangat jarang, tetapi mungkin.

Spesialis penyakit menular itu mengatakan kepada NBC Bay Area: “Tentu saja bukan tidak mungkin hal itu terjadi."

“Ini hanya nasib buruk yang luar biasa. Mereka adalah virus yang sangat berbeda," imbuh dia, seperti dikutip news.com.au, Kamis (25/8/2022).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Giliran Italia Larang...
Giliran Italia Larang Pangkalannya Digunakan Pesawat AS untuk Bombardir Iran
5 Alasan Italia Menjual...
5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia
5 Negara Eropa Ini Akan...
5 Negara Eropa Ini Akan Beri Insentif bagi Orang Asing yang Mau Jadi Penduduknya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved