Giliran Italia Larang Pangkalannya Digunakan Pesawat AS untuk Bombardir Iran

Kamis, 02 April 2026 - 08:52 WIB
loading...
Giliran Italia Larang...
Italia larang Pangkalan Udara Sigonella digunakan pesawat-pesawat militer AS transit sebelum terbang ke Timur Tengah untuk membombardir Iran. Foto/Aerospace Global News
A A A
ROMA - Italia telah melarang Pangkalan Udara Sigonella di Sisilia digunakan pesawat-pesawat militer Amerika Serikat (AS) transit sebelum terbang ke Timur Tengah untuk membombardir Iran. Sebelumnya, Spanyol menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat militer Amerika yang terlibat perang Iran.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto telah memerintahkan agar akses ke Pangkalan Udara Sigonella ditolak untuk sejumlah pesawat militer AS.

Baca Juga: Negara NATO Ini Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Bombardir Iran

Kantor berita Italia, ANSA, melaporkan bahwa larangan tersebut sudah diberlakukan sejak beberapa hari yang lalu. Laporan itu mengutip sumber-sumber yang mengetahui informasi tersebut dan mengonfirmasi laporan serupa yang diterbitkan surat kabar Corriere della Sera.

Langkah ini telah menarik perhatian yang cukup besar karena negara-negara Eropa menyesuaikan kembali posisi mereka terkait dengan kampanye militer Amerika yang sedang berlangsung melawan Iran.

Kepala Staf Pertahanan Italia, Jenderal Luciano Portolano, diberitahu oleh Staf Umum Angkatan Udara bahwa rencana penerbangan beberapa pesawat AS mencakup pendaratan terjadwal di Sigonella, dari mana mereka bermaksud berangkat menuju Timur Tengah.

Namun, tidak ada otorisasi sebelumnya yang diminta, dan kepemimpinan militer Italia juga tidak dikonsultasikan—rencana penerbangan tersebut dilaporkan dikomunikasikan kepada otoritas Italia saat pesawat sudah berada di udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Reza Indragiri Beri...
Reza Indragiri Beri 2 Jempol untuk Kortas Tipidkor Usut 3 Perkara Dugaan Korupsi
FIFA Larang Wasit Inggris...
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved