Kementerian Iklim Kanada akan Punya Gudang Senjata dan Ruang Interogasi, Ini Alasannya

Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:56 WIB
loading...
A A A
“Petugas penegak hukum” pada dasarnya adalah polisi iklim, yang diberi wewenang setara oleh Undang-Undang Penilaian Dampak 2019, yang dimaksudkan sebagai undang-undang yang bertujuan mengurangi dampak energi, pertanian, dan proyek besar lainnya pada masyarakat adat dan lingkungan.

Mereka dapat memasuki properti apa pun tanpa surat perintah untuk memverifikasi kepatuhan terhadap IAA, mengambil foto, mengakses komputer, telepon, dan perangkat lain, memberi perintah kepada siapa pun yang mengoperasikan mesin, atau bahkan menuntut tempat tersebut dikosongkan dan akses di masa mendatang dilarang.

Baca juga: Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina

Menurut posting pekerjaan di Indeed.com, Kanada saat ini mempekerjakan "petugas penegak hukum" ini menegakkan peraturan polusi.

Mereka diberi izin keamanan rahasia dan senjata, yang mereka bawa bersama dengan borgol, ke dalam kondisi lingkungan apa pun yang diminta Ottawa untuk mereka periksa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved