10.000 Orang Mengungsi dari Rakhine Myanmar Pekan Lalu

Rabu, 01 Juli 2020 - 06:15 WIB
loading...
10.000 Orang Mengungsi...
Ribuan warga mengungsi menjelang operasi militer di Rakhine, Myanmar. Foto/wben.radio
A A A
RAKHINE - Kepala Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Michelle Bachelet menyatakan 10.000 orang mengungsi dari rumahnya di Rakhine, Myanmar, saat pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak etnik pekan lalu.

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusian (OCHA) menyatakan sebanyak 2.800 orang telah mengungsi menurut perkiraan awal, tapi jumlah sebenarnya bisa lebih banyak karena dampak konflik itu belum diketahui.

Juru bicara pemerintah dan militer Myanmar tidak menjawab panggilan telepon dari Reuters untuk dimintai komentar tentang jumlah orang yang mengungsi tersebut.

Pertempuran itu terjadi antara militer Myanmar yang disebut Tatmadaw dan pemberontak Laskar Arakan.

“Perkiraan menunjukkan sebanyak 10.000 warga telah mengungsi saat Tatmadaw mendekat dan pertempuran sengit terjadi,” papar Michelle Bachelet, Komisioner Tinggi PBB untuk HAM pada Dewan HAM, forum di Jenewa, saat debat membahas Myanmar.

Sejumlah lembaga PBB itu mengutip laporan dari berbagai mitra lokal dan sumber publik untuk memperkirakan jumlah orang yang mengungsi.

Akses sangat terbatas di Rakhine. Jurnalis dilarang ke wilayah itu sehingga menyulitkan verifikasi tentang berbagai laporan dari daerah tersebut.

Laporan warga yang mengungsi itu muncul setelah pemerintah lokal memperingatkan puluhan kepala desa di Rathedaung bahwa militer merencanakan operasi pembersihan terhadap pemberontak dan meminta warga pergi.

Juru bicara pemerintah kemudian menyatakan dalam posting Facebook bahwa perintah evakuasi diberikan pada pemerintah lokal oleh pejabat urusan perbatasan namun perintah itu dicabut lagi.

Juru bicara itu tidak menjelaskan mengapa tapi menyatakan pemerintah meminta militer tidak menggunakan istilah operasi pembersihan.

Kementerian Perbatasan Myanmar menyatakan telah mengeluarkan perintah evakuasi tapi hanya pada beberapa desa. (Baca Juga: Uni Eropa Depak Amerika Serikat dari Daftar Perjalanan Aman)

Operasi pembersihan merupakan istilah yang digunakan otoritas Myanmar pada 2017 dalam operasi terhadap kelompok perlawanan dari minoritas Rohingya di Rakhine. (Lihat Video: Bantu Perekonomian Warga, Karang Taruna Gunung Kidul Dirikan Pasar Sedekah)

Saat itu ratusan ribu orang mengungsi dari rumahnya. Pengungsi mengaku militer melakukan pembunuhan massal dan pembakaran. Tuduhan itu disangkal militer Myanmar. (Lihat Infografis: China Jadi Importir Limbah Elektronik Terbesar di Dunia)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved