Ulama Fethullah Gulen yang Dimusuhi Erdogan Sampaikan Pesan Ramadhan
Senin, 27 April 2020 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Meski dunia tengah bergulat dengan wabah COVID-19, ritual ibadah Ramadhan tahun ini akan tetap berjalan dengan baik dan khusyuk. Sepanjang bulan suci, sebagian besar dari sekitar 1,8 miliar Muslim di dunia akan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam, menghabiskan waktu dengan mentadabburi Alquran, merefleksikan diri dan larut melantunkan doa-doa agar menjadi lebih dekat dengan Tuhan, dan bersyukur atas berkah yang selama ini diberikan Tuhan.
"Tapi tahun ini, pengecualian yang ditentukan dari puasa yang biasanya untuk anak kecil, musafir, ibu hamil dan siapa saja yang sakit, sekarang akan diperluas untuk mereka yang merasakan gejala COVID-19," kata Gulen.
Pada tahun ini, doa-doa yang dilantunkan umat Islam juga akan mencakup penekanan khusus kepada para pekerja perawatan kesehatan, pekerja darurat medis dan karyawan penting lainnya yang berada di garis depan perjuangan untuk melindungi komunitas.
Menurut Gulen, di mata Tuhan, menyelamatkan hidup manusia dan memberi manfaat bagi umat manusia adalah upaya paling mulia. Alquran, sambung dia, bahkan menyamakan menyelamatkan hidup satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia, dan Nabi Muhammad mengatakan bahwa manusia yang terbaik adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia lain.
"Kewajiban kita untuk membantu dan mendukung mereka yang membutuhkan juga memiliki makna tambahan tahun ini ketika tetangga dan masyarakat kita menghadapi ancaman penyakit, kesedihan, kesulitan ekonomi, dan kesepian karena harus melakukan isolasi mandiri," katanya.
"Tapi tahun ini, pengecualian yang ditentukan dari puasa yang biasanya untuk anak kecil, musafir, ibu hamil dan siapa saja yang sakit, sekarang akan diperluas untuk mereka yang merasakan gejala COVID-19," kata Gulen.
Pada tahun ini, doa-doa yang dilantunkan umat Islam juga akan mencakup penekanan khusus kepada para pekerja perawatan kesehatan, pekerja darurat medis dan karyawan penting lainnya yang berada di garis depan perjuangan untuk melindungi komunitas.
Menurut Gulen, di mata Tuhan, menyelamatkan hidup manusia dan memberi manfaat bagi umat manusia adalah upaya paling mulia. Alquran, sambung dia, bahkan menyamakan menyelamatkan hidup satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia, dan Nabi Muhammad mengatakan bahwa manusia yang terbaik adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia lain.
"Kewajiban kita untuk membantu dan mendukung mereka yang membutuhkan juga memiliki makna tambahan tahun ini ketika tetangga dan masyarakat kita menghadapi ancaman penyakit, kesedihan, kesulitan ekonomi, dan kesepian karena harus melakukan isolasi mandiri," katanya.
Lihat Juga :