Kiev Tuduh Moskow Organisir Adopsi Ilegal Anak-anak Ukraina

Rabu, 24 Agustus 2022 - 08:27 WIB
loading...
Kiev Tuduh Moskow Organisir...
Kiev Tuduh Moskow Organisir Adopsi Ilegal Anak-anak Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Kiev menuduh Moskow telah mengorganisir adopsi massal ilegal anak-anak Ukraina , setelah memindahkan mereka dari wilayah pendudukan ke Rusia , Selasa (23/8/2022).

Sejak awal perang, Kiev telah menuduh Moskow “mendeportasi” warga Ukraina, dengan mengatakan warga Ukraina dari wilayah pendudukan telah dipaksa untuk pergi ke Rusia daripada wilayah lain di Ukraina.

Baca: Zelensky Bersumpah Akan Merespons Setiap Serangan di Hari Kemerdekaan

"Federasi Rusia terus menculik anak-anak dari wilayah Ukraina dan mengatur adopsi ilegal mereka oleh warga Rusia," kata Kementerian Luar Negeri Ukraina dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.

“Lebih dari 1.000 anak-anak dari Mariupol, sebuah kota Ukraina selatan yang diduduki oleh pasukan Rusia, dipindahkan secara ilegal ke orang luar di Tyumen, Irkutsk, Kemerovo, dan Altai Krai” (di Siberia),” bunyi pernyataan itu, merujuk ke berbagai wilayah di Rusia.

Kementerian Luar Negeri Ukraina juga menyatakan telah mendasarkan temuannya pada informasi dari otoritas lokal di Krasnodar, sebuah kota Rusia selatan dekat Ukraina. Lebih dari 300 anak Ukraina "ditahan di lembaga khusus" di wilayah Krasnodar, menurut pernyataan itu.

Baca: Ukraina Olok-olok Tuduhan Pembunuhan Putri Si 'Otak Putin'

Kementerian menuduh Rusia melakukan tindakan yang "sangat melanggar Konvensi Jenewa 1949" yang menetapkan aturan untuk perawatan kemanusiaan di masa perang dan Konvensi PBB tentang Hak Anak.

Kementerian itu menyerukan semua anak Ukraina, yang dipindahkan secara ilegal ke wilayah Rusia, (untuk) dikembalikan ke orang tua atau wali sah mereka.

Beberapa keluarga dari Mariupol mengatakan kepada AFP bahwa mereka terpaksa pergi ke Rusia untuk melarikan diri dari pertempuran.

Mariupol, kota pelabuhan strategis di Laut Azov, dikepung pada hari-hari awal invasi. Rusia sepenuhnya merebut kota itu setelah berminggu-minggu pengepungan dan penembakan hebat yang menewaskan sekitar 20.000 orang, menurut perkiraan Ukraina.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved