Mengapa Israel Tidak Diberi Sanksi oleh PBB Meski Menjajah Palestina Puluhan Tahun?

Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:57 WIB
loading...
Mengapa Israel Tidak...
Seorang ibu melawan tentara Israel bersenjata lengkap yang hendak menangkap anak laki-lakinya yang cedera di desa Nabi Saleh, dekat Ramallah, Tepi Barat, 28 Agustus 2015. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perseteruan antara Israel dan Palestina sudah berlangsung cukup lama. Berulang kali dunia internasional menyerukan kecaman dan protes keras atas tindakan Israel, hanya saja semuanya tampak tidak membuat jera rezim Zionis.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan mendalam terkait alasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak memberikan sanksi kepada Israel atas tindakannya selama ini.

Apakah memang ada kekuatan besar yang melindungi Israel di balik PBB ini?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah sebagai negara pengamat non-anggota. Sedangkan Israel sendiri menjadi anggota PBB sejak 1949.

Baca juga: Umat Muslim di Israel Sering Mendapat Diskriminasi, Bagaimana Kehidupannya?

Dalam hal ini, anggapan tentang PBB yang tidak pernah menjatuhkan sanksi mungkin sedikit kurang tepat.

Alasannya, karena PBB sebenarnya telah banyak mengeluarkan resolusi Dewan Keamanan terkait konflik negara tersebut.

Dikutip dari situs resminya, Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Dewan Keamanan memiliki tanggung jawab utama untuk pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional.

Baca juga: Mengapa Negara-negara Arab Tidak Berani dengan Israel? Simak Penjelasannya!

Sejak 1948, Dewan Keamanan telah membahas situasi di Timur Tengah dan masalah Palestina dalam banyak kesempatan.

Ketika pertempuran pecah, mereka telah menyerukan atau memerintahkan gencatan senjata. Selain itu, mereka juga mengirim pengamat militer dan mengerahkan pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, PBB telah menetapkan beberapa kebijakan untuk penyelesaian damai (dikenal sebagai formula “Land For Peace”) melalui resolusi 242 (1967 ) dan 338 (1973).

Adapun, Dewan Keamanan PBB juga sudah cukup sering menyatakan keprihatinan tentang situasi konflik hingga menyerukan penghentian aktivitas permukiman Israel.

Dari sekian banyak kebijakan yang dikeluarkan, DK PBB pernah membuat solusi dua negara. Adapun isinya adalah Israel dan Palestina hidup berdampingan dalam perbatasan yang aman dan diakui.

Hanya saja, dari sekian banyak solusi yang dicanangkan PBB belum bisa menyelesaikan konflik tersebut secara optimal.

Dalam hal ini, salah satu negara yang sering memveto lusinan resolusi DK PBB adalah Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Al Jazeera, sejak 1972 tercatat AS sudah memveto 53 resolusi yang kritis terhadap Israel.

Sebagai contoh, pada tahun 2021 AS memblokir pernyataan bersama yang menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Palestina.

Adapun dukungan Amerika Serikat terhadap Israel membuatnya menggagalkan resolusi yang mengutuk keras kekerasan terhadap warga Palestina, permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki sejak 1967, dan beberapa lainnya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Infografis
PBB Setuju Diakhirinya...
PBB Setuju Diakhirinya Pendudukan Israel di Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved