Bunuh Tentara AS Dapat Hadiah, Pentagon: Belum Ada Bukti Kuat
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa gerai melaporkan bahwa Trump diberi pengarahan tentang intelijen dan bahwa pejabat administrasi tidak mengizinkan tindakan lebih lanjut.
The Washington Post melaporkan pada hari Minggu bahwa penilaian intelijen menyimpulkan bahwa hadiah menyebabkan kematian tentara AS dan The Associated Press melaporkan pada hari Senin bahwa pejabat tinggi Gedung Putih mengetahui intelijen mengindikasikan bahwa Rusia menawarkan hadiah pada awal 2019. (Baca: Gedung Putih Bantah Trump Telah Diberitahu Soal Rusia 'Buru' Tentara AS di Afghanistan )
Anggota parlemen pun lantas meminta jawaban atas laporan tersebut.
Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan kepada "Fox & Friends" pada hari Senin bahwa anggota parlemen akan diberi pengarahan tentang masalah ini.
"Intelijen, kami tidak mengomentarinya secara rutin tetapi hanya agar Anda tahu cara kerjanya, (laporan) itu diperiksa untuk kebenarannya dan hanya pergi ke presiden dan pejabat tingkat tinggi ketika dianggap dapat diverifikasi dan kredibel," katanya.
The Washington Post melaporkan pada hari Minggu bahwa penilaian intelijen menyimpulkan bahwa hadiah menyebabkan kematian tentara AS dan The Associated Press melaporkan pada hari Senin bahwa pejabat tinggi Gedung Putih mengetahui intelijen mengindikasikan bahwa Rusia menawarkan hadiah pada awal 2019. (Baca: Gedung Putih Bantah Trump Telah Diberitahu Soal Rusia 'Buru' Tentara AS di Afghanistan )
Anggota parlemen pun lantas meminta jawaban atas laporan tersebut.
Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan kepada "Fox & Friends" pada hari Senin bahwa anggota parlemen akan diberi pengarahan tentang masalah ini.
"Intelijen, kami tidak mengomentarinya secara rutin tetapi hanya agar Anda tahu cara kerjanya, (laporan) itu diperiksa untuk kebenarannya dan hanya pergi ke presiden dan pejabat tingkat tinggi ketika dianggap dapat diverifikasi dan kredibel," katanya.
(ber)
Lihat Juga :