Di Pertemuan ASEAN-Australia, RI Dorong Kerjasama Pengembangan Obat dan Vaksin Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 - 21:37 WIB
loading...
Di Pertemuan ASEAN-Australia,...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mendorong adanya kolaborasi antara ASEAN dan Australia dalam pengembangan obat dan vaksin Covid-19. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mendorong adanya kolaborasi antara ASEAN dan Australia dalam pengembangan obat dan vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Retno dalam pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN dan Australia.

Retno menuturkan, Indonesia adalah salah satu co-sponsor dalam resolusi mengenai Covid-19 yang berhasil diadopsi Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Mei 2020 lalu. Adopsi resolusi ini tidak lepas dari kontribusi aktif Australia.

( Baca juga: Virus Flu Baru Berpotensi Jadi Pandemi Muncul di China )

"Salah satu alasan mengenai salah satu co-sponsor resolusi itu adalah adanya paragraf tentang obat dan vaksin, yang menyerukan dilakukanya pengembangan, pengujian dan produksi massal obat dan vaksin Covid-19 yang aman, efektif dan terjangkau," ucap Retno pada Senin (30/6/2020).

"Diberikannya akses yang tepat waktu, setara dan terjangkau terhadap obat dan vaksin, dan diterapkannya fleksibilitas terkait dengan hak paten. Mengingat sejarah resolusi itu, maka kolaborasi terkait obat dan vaksin perlu didukung oleh ASEAN dan Australia," sambungnya.

Di pertemuan itu, Retno juga mendorong ASEAN dan Australia untuk memperkuat kerjasama di kawasan. Menurutnya, ASEAN dan Australia memiliki berbagai macam "kendaraan" kerjasama regional yang dapat dioptimalkan, terutama untuk pemulihan paska Covid-19.

Di bidang ekonomi, ucap Retno, ASEAN dan Australia setidaknya memiliki dua "kendaraan" yang bisa dipakai, yakni ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area dan Regional Comprehensive Economic Partnership atau RCEP.

( Baca juga: ASEAN dan China Berseteru, Dua Kapal Induk AS Unjuk Kekuatan )

"Penandatangan RCEP yang rencananya dilakukan pada November 2020 akan berdampak signifikan pada upaya pemulihan ekonomi paska pandemi di kawasan. 15 negara yang telah menyepakati RCEP, termasuk Australia merupakan kekuatan ekonomi global yang sangat besar, yang mencakup seperempat GDP dunia, dengan dua miliar penduduk," ungkapnya.

Sementara itu, di bidang politik dan keamanan, Retno menuturkan bahwa ASEAN Outlook on Indo-Pacific merupakan "kendaran" yang bagus untuk memelihara stabilitas, perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved