Putin Izinkan Inspektur Kunjungi Pembangkit Nuklir yang Diduduki Rusia
Minggu, 21 Agustus 2022 - 05:15 WIB
loading...
Tentara Rusia berjaga di dekat PLTN Zaporizhzhia pada 4 Agustus 2022. Foto/REUTERS/Alexander Ermochenko
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin setuju inspektur independen dapat melakukan perjalanan ke pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Moskow.
Keputusan itu diumumkan kantor kepresidenan Prancis pada Jumat (19/8/2022), karena kekhawatiran tumbuh atas pertempuran di dekat lokasi PLTN.
Penyelesaian nyata dari perselisihan mengenai apakah inspektur melakukan perjalanan melalui Ukraina atau Rusia datang ketika seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan pasukan Ukraina telah menghentikan kemajuan Rusia.
“Anda melihat kurangnya kemajuan total dan menyeluruh oleh Rusia di medan perang,” ujar pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
Baca juga: Tentara Rusia di Ukraina Keracunan Bahan Kimia Berbahaya, Kiev Dituding Pelakunya
Menurut kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron, Putin telah "mempertimbangkan kembali" permintaannya agar Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melakukan perjalanan melalui Rusia ke situs nuklir Zaporizhzhia.
Kepala pengawas nuklir PBB, Rafael Grossi menyambut pernyataan baru-baru ini yang menunjukkan bahwa baik Ukraina dan Rusia mendukung tujuan IAEA mengirim misi ke PLTN tersebut.
Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak pasukan Moskow yang menduduki Zaporizhzhia untuk tidak memutuskan fasilitas dari jaringan listrik dan berpotensi memotong pasokan ke jutaan warga Ukraina.
Baca juga: Drone Serang Markas Besar Armada Laut Hitam Rusia di Krimea
Gejolak dalam pertempuran di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir yang dikendalikan Rusia telah meningkatkan momok bencana yang lebih buruk daripada di Chernobyl.
Keputusan itu diumumkan kantor kepresidenan Prancis pada Jumat (19/8/2022), karena kekhawatiran tumbuh atas pertempuran di dekat lokasi PLTN.
Penyelesaian nyata dari perselisihan mengenai apakah inspektur melakukan perjalanan melalui Ukraina atau Rusia datang ketika seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan pasukan Ukraina telah menghentikan kemajuan Rusia.
“Anda melihat kurangnya kemajuan total dan menyeluruh oleh Rusia di medan perang,” ujar pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
Baca juga: Tentara Rusia di Ukraina Keracunan Bahan Kimia Berbahaya, Kiev Dituding Pelakunya
Menurut kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron, Putin telah "mempertimbangkan kembali" permintaannya agar Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melakukan perjalanan melalui Rusia ke situs nuklir Zaporizhzhia.
Kepala pengawas nuklir PBB, Rafael Grossi menyambut pernyataan baru-baru ini yang menunjukkan bahwa baik Ukraina dan Rusia mendukung tujuan IAEA mengirim misi ke PLTN tersebut.
Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak pasukan Moskow yang menduduki Zaporizhzhia untuk tidak memutuskan fasilitas dari jaringan listrik dan berpotensi memotong pasokan ke jutaan warga Ukraina.
Baca juga: Drone Serang Markas Besar Armada Laut Hitam Rusia di Krimea
Gejolak dalam pertempuran di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir yang dikendalikan Rusia telah meningkatkan momok bencana yang lebih buruk daripada di Chernobyl.
Lihat Juga :