40 Pekerja Kasino Melarikan Diri dari Kamboja dengan Berenang ke Vietnam

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 12:15 WIB
loading...
40 Pekerja Kasino Melarikan...
Sebanyak 40 pekerja kasino melarikan diri dari Kamboja dengan berenang ke Vietnam. Foto/The Straits Times/Asia News Network
A A A
PHNOM PENH - Puluhan pekerja kasino Vietnam yang diduga dipaksa bekerja tanpa bayaran di Kamboja telah melarikan diri. Mereka kembali ke tanah air mereka dengan berenang menyeberangi sungai.

Sekitar 40 pekerja di Golden Phoenix Entertainment Casino di provinsi Kandal--yang bertetangga dengan Vietnam--melawan penjaga keamanan untuk melarikan diri, meninggalkan satu orang hilang setelah hanyut oleh arus sungai.

"Orang-orang ini mungkin bekerja di sini secara ilegal," kata Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Kheng kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (20/8/2022).

"Mereka dijanjikan gaji, tetapi mereka tidak mendapatkan apa yang dijanjikan...Mereka menyeberang kembali ke Vietnam karena tidak dapat mencapai kesepakatan. Mereka melarikan diri dari tempat itu," paparnya.

Baca juga: Kemlu Kembali Pulangkan 14 WNI Korban Penipuan Perusahaan di Kamboja

Dia mengatakan polisi Kamboja telah menahan seorang manajer kasino dan sedang menyelidiki insiden tersebut.

Seorang korban berusia 20 tahun mengatakan penjaga keamanan kasino menyerang kelompok pekerja dengan tongkat dan besi ketika mereka mencoba melarikan diri.

"Empat bulan kami ditipu saat bekerja di kasino di Kamboja seperti neraka," katanya kepada situs berita VnExpress, seraya menambahkan bahwa dia dipaksa bekerja 14 jam sehari.

"Jika saya tidak melakukannya, saya akan dipukuli sampai mati."

Seorang kolonel polisi Vietnam, Dinh Van Noi, mengatakan 35 pria dan lima wanita telah diinterogasi dan dites untuk virus corona setelah melintasi Sungai Binh Di. Sungai itu menjadi perbatasan alami kedua negara.

Dia mengatakan kepada media pemerintah bahwa kelompok pekerja itu dipaksa bekerja berjam-jam di kasino dan tidak dibayar sesuai upah mereka.

Menurut media pemerintah, sekitar 250 pekerja Vietnam lainnya diselamatkan dari majikan yang tidak bermoral di Kamboja pada paruh pertama tahun ini.

Pihak berwenang Kamboja telah meluncurkan pemeriksaan imigrasi nasional yang bertujuan untuk menindak jaringan perdagangan manusia menyusul laporan luas tentang orang-orang dari negara-negara Asia Tenggara lainnya yang tertipu untuk bermigrasi guna mendapatkan peluang kerja yang dianggap menguntungkan.

Sebelumnya, puluhan warga Indonesia diselamatkan dari operasi penipuan di kota pesisir Kamboja, Sihanoukville, bulan lalu.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengangkat masalah itu dengan pihak berwenang Kamboja selama kunjungan ke Phnom Penh bulan ini.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bertekad Jadi Vietnam...
Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan
Gubernur di Korsel Usul...
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Kapal Perang AS Sambangi...
Kapal Perang AS Sambangi Pangkalan AL Kamboja yang Didanai China
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap,...
Bos Scam Chen Zhi Ditangkap, China Desak Seluruh Kaki Tangannya Menyerah
Pasukan Thailand Kuasai...
Pasukan Thailand Kuasai Wilayah Kamboja, Gencatan Senjata Tak Berlaku
Gencatan Senjata Berlanjut,...
Gencatan Senjata Berlanjut, Thailand Bebaskan 18 Tentara Kamboja
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved