Calon PM Inggris Rishi Sunak Ngotot Halangi Putin Hadiri KTT G20 di Indonesia

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 00:30 WIB
loading...
Calon PM Inggris Rishi Sunak Ngotot Halangi Putin Hadiri KTT G20 di Indonesia
Calon Ketua Partai Konservatif Inggris Rishi Sunak. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Calon Ketua Partai Konservatif Inggris Rishi Sunak mendesak G20 melarang Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) hingga Moskow menghentikan operasi militernya di Ukraina.

Hal itu terungkap dalam pernyataan pada Jumat (19/8/2022). Sebelumnya, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Putin dan Presiden China Xi Jinping telah mengkonfirmasi bahwa mereka secara pribadi akan menghadiri KTT G20 di Bali pada November.

Jika ini masalahnya, acara tersebut akan menandai pertama kalinya Putin, Xi dan Presiden AS Joe Biden akan bertemu tatap muka sejak Rusia meluncurkan operasi militernya di Ukraina pada akhir Februari.

“Namun, mitra dan sekutu G20 Inggris harus bertindak bersama untuk menyerukan perilaku menjijikkan Putin," ujar juru bicara Sunak.

Baca juga: Rusia Peringatkan AS Hampir Jadi Pihak dalam Perang Ukraina

Dia menambahkan, “Duduk satu meja dengannya tidak cukup baik ketika dia bertanggung jawab atas anak-anak yang terbunuh di tempat tidur mereka saat mereka tidur.”

"Kita perlu mengirim pesan yang kuat kepada Putin bahwa dia tidak memiliki kursi di meja kecuali dan sampai dia menghentikan perang ilegalnya di Ukraina," papar Sunak.

Indonesia berada di bawah tekanan yang cukup besar untuk mengeluarkan Putin dari KTT. Namun, negara, yang memegang jabatan presiden bergilir, menolak mengalah, dengan kementerian luar negerinya mengatakan pada Maret bahwa mereka akan "tetap tidak memihak" dan mengundang semua anggota seperti yang direncanakan.

Pada saat yang sama, Indonesia juga mengundang Presiden Ukraina Vladimir Zelensky, meskipun negaranya bukan anggota klub ekonomi top dunia.

Sunak adalah salah satu dari dua pesaing yang tersisa dalam perlombaan untuk menjadi perdana menteri baru Inggris, bersama dengan Liz Truss, menteri luar negeri saat ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1135 seconds (10.101#12.26)