NATO Siap Campur Tangan di Kosovo jika Ketegangan Memburuk

Kamis, 18 Agustus 2022 - 01:01 WIB
loading...
NATO Siap Campur Tangan...
Ketua Partai minoritas Rusia Zoran Maric memegang poster Presiden Rusia Vladimir Putin saat pawai Hari Kemenangan menandai 77 tahun kemenangan atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II di Belgrade, Serbia, 9 Mei 2022. Foto/REUTERS/Marko Djurica
A A A
BRUSSELS - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg menegaskan kembali janjinya bahwa blok tersebut akan campur tangan jika "stabilitas" terancam di Kosovo.

Janji itu diungkapkan selama konferensi pers dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic pada Rabu (17/8/2022).

"Jika stabilitas terancam, KFOR siap campur tangan dan akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk memastikan lingkungan yang aman dan terjamin serta kebebasan bergerak bagi semua orang Kosovo," papar dia.

Baca juga: Prediksi Mengerikan Perang Nuklir AS dan Rusia, 5 Miliar Orang akan Mati Kelaparan

Pemimpin aliansi militer itu meminta “semua pihak menahan diri dan menghindari kekerasan,” dengan alasan diplomasi adalah satu-satunya jalan ke depan.

Dia bahkan mengancam intervensi militer di bawah mandat PBB jika kedua pihak tidak mematuhi dialog yang dimediasi Uni Eropa.

Stoltenberg akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Kosovo Albin Kurti pada Rabu, sementara Vucic dan Kurti akan bertemu pada Kamis di Brussels untuk melanjutkan dialog.

Ketegangan antara Serbia dan Kosovo memuncak setelah provinsi itu mengesahkan undang-undang yang mengharuskan orang Serbia menukar paspor mereka dengan dokumen khusus yang dikeluarkan Kosovo dan mengganti plat nomor Serbia mereka dengan plat yang dikeluarkan di Kosovo.

Stoltenberg awalnya mengatakan kepada Vucic bahwa NATO akan campur tangan di Kosovo jika stabilitas terancam selama panggilan telepon pada 3 Agustus, menegaskan komunike dari misi NATO ke Kosovo yang dikeluarkan pekan sebelumnya.

Pengumuman undang-undang baru itu disertai polisi khusus bersenjata lengkap yang mengambil kendali atas dua penyeberangan perbatasan dengan Serbia, yang menyebabkan warga Serbia setempat mendirikan penghalang jalan sebagai protes dan pemerintah Vucic mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perilaku Pristina.

Pasukan penjaga perdamaian NATO dikerahkan untuk meredakan ketegangan, dan pemerintah Kurti setuju menunda penerapan undang-undang baru sebagai imbalan bagi para pengunjuk rasa yang membongkar barikade mereka.

Rusia menuduh Barat memicu ketegangan antara Serbia dan provinsi yang memisahkan diri, mengklaim letusan itu bertujuan melemahkan satu-satunya negara Eropa yang tidak sepakat dengan NATO dan memaksanya mengadopsi sanksi anti-Rusia yang dianut seluruh benua.

Kosovo, di sisi lain, menyalahkan Rusia atas eskalasi tersebut, dengan alasan Moskow berusaha mengalihkan perhatian dari perang di Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
The Journey Of Pursuing...
The Journey Of Pursuing Love, Drama Pendek China V+Short Tentang Balas Dendam
Ruben Onsu Bikin Pangling...
Ruben Onsu Bikin Pangling dengan Tampil Brewok Sepulang Umrah
Berita Terkini
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved