Rusia Sebut Ledakan Gudang Amunisi di Crimea Akibat Aksi Sabotase

Selasa, 16 Agustus 2022 - 20:50 WIB
loading...
Rusia Sebut Ledakan...
Rusia sebut ledakan gudang amunisi di Crimea akibat aksi sabotase. Foto/wstpost
A A A
MOSKOW - Insiden ledakan pada sebuah situs militer Rusia di Crimea utara pada Selasa (16/8/2022) pagi adalah tindakan yang disengaja. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Pertahanan Rusia.

Menggambarkan tanggapannya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghilangkan konsekuensi dari sabotase.

"Ledakan itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah objek sipil, termasuk kabel listrik, pembangkit listrik, rel kereta api dan beberapa rumah penduduk," bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari Russia Today.

Baca juga: Mantan Tentara Afghanistan yang Dilatih AS Bisa Direkrut Rusia, China, dan Iran

Situs yang terkena serangan itu terletak di dekat desa Mayskoye di daerah Dzhankoy di wilayah Rusia. Militer Rusia menggunakannya sebagai gudang amunisi sementara, katanya sebelumnya. Amunisi itu meledak karena kebakaran.

Sergey Aksyonov, kepala Republik Crimea, mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah itu pada hari Selasa karena insiden tersebut.

Para pejabat di Crimea mengatakan dua warga sipil terluka di Mayskoye. Nyawa kedua korban tidak dalam bahaya, bunyi laporan itu.

Baca juga: Zelensky Pecat 3 Kepala Badan Keamanan, Pengkhianatan Merajalela

Lalu lintas kereta api juga terganggu di Crimea karena kerusakan jalur kereta api. Pemerintah daerah mengatakan akan mengerahkan bus tambahan untuk mengangkut penumpang.

Kebakaran lain di gudang amunisi terjadi pekan lalu di lapangan terbang militer dekat kota resor Novofedorovka. Insiden itu menyebabkan satu orang tewas dan 14 lainnya luka-luka. Kementerian Pertahanan Rusia tidak melaporkan temuan kecurangan di baliknya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved