Di Negara Miskin Ini, Para Wanita Barter Makanan dengan Layanan Seks

Senin, 15 Agustus 2022 - 14:52 WIB
loading...
Di Negara Miskin Ini,...
Potret kehidupan para wanita Mozambique, salah satu negara termiskin di dunia. Di wilayah Cabo Delgado, Mozambique, para wanita terpaksa barter layanan seks dengan makanan gratis. Foto/REUTERS/Siphiwe Sibeko
A A A
MAPUTO - Nasib memilukan dialami para wanita di Mozambique (Mozambik) , salah satu negara termiskin di dunia. Merekaterpaksa memberikan layanan seks sebagai barter dengan makanan gratis.

Perlakuan tidak manusiawi itu diungkap direktur Denis Hurley Peace Institute (DHPI), Johan Viljoen. Menurutnya, itu dialami para wanita dan anak-anak di wilayah Cabo Delgado.

Dalam komentarnya kepada Crux, Viljoe yang juga direktur entitas perdamaian Konferensi Waligereja Afrika Selatan (SACBC) mengatakan para wanita dan anak-anak di wilayah itu telah menjadi sasaran eksploitasi seks dengan imbalan makanan yang biasanya mereka terima secara gratis.

“Ini lazim. Sejak tahun 2020 kami telah menerima laporan tentang wanita dan anak-anak yang menuntut seks untuk ditukar dengan jatah makanan," katanya.

Baca juga: Derita Para Wanita Sri Lanka akibat Negara Bangkrut: Barter Makanan dengan Seks

"Ada juga banyak laporan tentang anak-anak yang direkrut oleh pemberontak untuk berperang. Laporan-laporan ini secara teratur dimuat dalam laporan-laporan Human Rights Watch dan Amnesty International,” lanjut Viljoen.

Dia mengatakan Jaksa Agung Mozambique Elda Homo mengakui masalah tersebut dalam sebuah wawancara dengan wartawan, dan menyalahkan pers karena gagal melaporkan kekejaman tersebut.

“Wartawan menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka hanya dapat melaporkan jika pemerintah mengizinkan mereka mengakses kamp-kamp pengungsi,” kata Viljoen.

Dalam sebuah langkah yang disambut oleh entitas Katolik, PBB telah mengisyaratkan tekadnya untuk menyelidiki pelanggaran terhadap anak-anak tidak hanya di wilayah Cabo Delgado di Mozambique utara, tetapi juga di Ukraina dan Ethiopia.

Sebuah laporan PBB baru menemukan bahwa 2.515 anak tewas dan 5.555 lainnya cacat dalam konflik global pada tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Perempuan Kembar Ini...
2 Perempuan Kembar Ini Lahir Berselang Beberapa Menit, tapi Memiliki Ayah yang Berbeda
Tentara AS Kekurangan...
Tentara AS Kekurangan Makanan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli, Benarkah?
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Setelah Operasi Venezuela,...
Setelah Operasi Venezuela, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Negara Miskin Ini, Apa Rencana Trump?
Dokumen Epstein: Bill...
Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular Penyakit Menular Seksual setelah 'Gituan' dengan Gadis-gadis Rusia
Bagaimana Venezuela...
Bagaimana Venezuela Punya Minyak Terbesar di Dunia tapi Jadi Negara Miskin? Ini Penjelasannya
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved