Profil Salman Rushdie, Lahir dari Keluarga Muslim Kini Jadi Ateis Garis Keras

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 05:45 WIB
loading...
A A A
Dia diberikan perlindungan polisi oleh pemerintah di Inggris, tempat dia bersekolah dan tempat tinggalnya, setelah sejumlah upaya pembunuhan dan pembunuhan terhadap penerjemah dan penerbit bukunya.

Dia menghabiskan hampir satu dekade bersembunyi, pindah rumah berulang kali dan tidak bisa memberi tahu anak-anaknya di mana dia tinggal.

Rushdie baru mulai bangkit dari pelariannya pada akhir 1990-an setelah Iran pada 1998 mengatakan tidak akan lagi mendukung pembunuhannya.

Sekarang dia tinggal di New York. Dia adalah seorang penganjur kebebasan berbicara, terutama meluncurkan pembelaan yang kuat pada majalah satir Prancis Charlie Hebdo setelah stafnya ditembak mati oleh kelompok Islam di Paris pada tahun 2015.

Majalah itu telah menerbitkan gambar-gambar Nabi Muhammad yang mengundang reaksi marah dari umat Islam di seluruh dunia.

Ancaman dan boikot terus berlanjut terhadap acara sastra yang dihadiri Rushdie, dan gelar ksatrianya pada tahun 2007 memicu protes di Iran dan Pakistan, di mana seorang menteri mengatakan gelar kehormatan itu membenarkan pemboman bunuh diri.

Fatwa tersebut gagal melumpuhkan berbagai tulisan Rushdie dan mengilhami memoarnya “Joseph Anton,” yang merupakan nama aliasnya saat bersembunyi dan ditulis sebagai orang ketiga.

“Midnight’s Children” yang mencapai lebih dari 600 halaman, telah diadaptasi untuk panggung dan layar perak, dan buku-bukunya telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa.

Suzanne Nossel, kepala organisasi PEN America, mengatakan kelompok advokasi kebebasan berbicara itu "terguncang karena syok dan ngeri" atas penyerangan yang baru saja terjadi.

"Hanya beberapa jam sebelum serangan, pada Jumat pagi, Salman mengirim email kepada saya untuk membantu penempatan penulis Ukraina yang membutuhkan perlindungan aman dari bahaya besar yang mereka hadapi," ujar pernyataan Nossel.

“Pikiran dan hasrat kami sekarang terletak pada Salman kami yang pemberani, berharap dia pulih sepenuhnya dan cepat. Kami berharap dan percaya dengan sungguh-sungguh bahwa suara esensialnya tidak dapat dan tidak akan dibungkam,” pungkas dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved