Sejarah Daerah Krimea Ukraina yang Dihuni Penduduk Mayoritas Muslim

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 20:00 WIB
loading...
Sejarah Daerah Krimea...
Ilustrasi
A A A
KIEV - Penyebaran serta perkembangan Islam di Ukraina sudah ada sejak abad ke-15 melalui Suku Tatar. Ketika itu, Suku Tatar mendirikan kerajaan bernama Crimean Khanate yang berada di selatan Ukraina.

Suku Tatar menjadi cikal bakal berkembangnya Islam di Ukraina. Pada abad-18, wilayah kerajaan Crimean Khanate yang berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman Turki ini berhasil ditaklukkan oleh Rusia.

Baca: Penampakan Pangkalan Udara Rusia di Crimea Pasca Ledakan

Penaklukan tersebut menyebabkan sekitar 160.000 warga Muslim dari Suku Tatar meninggalkan Krimea. Kemudian, ketika Joseph Stalin berkuasa pada 1944, ia mengeluarkan kebijakan yang mendorong adanya deportasi massal. Pendeportasian tersebut mengakibatkan sekitar 191.000 orang Krimea dideportasi ke wilayah Asia Tengah seperti Kazakhstan, Uzbekistan, serta beberapa wilayah timur laut Rusia.

Hampir 8.000 orang Suku Tatar Krimea tewas ketika perjalanan ke Uzbekistan. Usai 18 bulan di pengasingan, hampir setengah umat Muslim Krimea meninggal dunia karena kelaparan dan penyakit.

Pada 1967, Suku Tatar mulai kembali ke Krimea. Saat itu, pemerintah baru Uni Soviet mengeluarkan keputusan untuk dilakukannya repatriasi warga Muslim Krimea ke tanah kelahirannya. Repatriasi itu baru terlaksana pada 1989. Pengaruh kekuasaan Uni Soviet berakhir setelah keruntuhan Uni Soviet pada 1991. Semenjak itu, Ukraina adalah negara yang berdaulat serta merdeka.

Baca: Zelensky Bersumpah Rebut Crimea dari Rusia

Pada 1991, sebuah badan perwakilan Tatar Krimea yang disebut Mejlis dibentuk. Sekolah dengan menggunakan bahasa Tatar Krimea pun diperkenalkan guna membalikkan dampak larangan Rusia terhadap bahasa tersebut.

Pada 2014, Rusia menduduki serta secara resmi mencaplok Krimea usai referendum yang disengketakan tersebut ditolak secara internasional. Pasukan pendudukan segera memulai menindak Suku Tatar Krimea serta aktivis pro Ukraina.

Pihak Rusia juga melarang Mejlis serta melabelinya sebagai ekstremis serta menutup saluran televisi Tatar. Sekitar 10 persen Suku Tatar di Krimea ini telah pindah sejak pencaplokan ke Kherson, kota di bagian selatan Ukraina hingga Kyiv.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved