Analisis Mengerikannya Jika AS Perang dengan China karena Bela Taiwan

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 11:08 WIB
loading...
A A A
Menurut permodel sejauh ini, rudal anti-kapal—Harpoon buatan AS dan senjata buatan Taiwan yang menjadi ladang demokrasi pulau tersebut—akan memainkan peran besar dalam penghancuran awal kekuatan pendaratan amfibi China, sementara Angkatan Laut Taiwan dan setengah dari Angkatan Udara-nya akan dihancurkan di hari-hari pertama konflik.

“Taiwan adalah pulau besar, dan pasukannya tidak sedikit,” kata Eric Heginbotham, ilmuwan peneliti utama MIT Center for International Studies di Cambridge, Massachusetts, yang berpartisipasi dalam simulasi perang.

“Tetapi dari sudut pandang kualitatif, tentara Taiwan sama sekali tidak seperti yang seharusnya, dan kami telah memasukkannya ke dalam permainan. Transisi ke militer semua sukarelawan telah gagal, dan meskipun wajib militer tetap menjadi komponen penting, wajib militer hanya melayani empat bulan.”

Mungkin takeaway paling membingungkan untuk Washington: Urutan biaya tinggi yang dilakukan sejauh ini bahkan bukan hipotetis yang paling menantang.

“Kami belum menjalankan skenario yang paling pesimistis, di mana China mungkin menaklukkan seluruh pulau,” kata Cancian.

Dia mengatakan empat putaran latihan perang yang tersisa akan menyelidiki beberapa skenario alternatif—seperti AS menunda dukungannya untuk Taiwan, netralitas Jepang yang ketat, dan skenario pesimistis yang memberi China berbagai keuntungan.

David Ochmanek, seorang peneliti pertahanan senior Rand Corp dan mantan wakil asisten menteri pertahanan AS, mengatakan bahwa simulasi oleh CSIS yang dia ikuti dijalankan dengan baik dan diputuskan secara kredibel.

Ochmanek, yang telah berpartisipasi dalam lusinan simulasi perang China-AS, baik yang tidak terklasifikasi maupun rahasia, mengatakan, “Ini pada dasarnya meniru hasil dari permainan lain yang pernah saya mainkan yang berlatar waktu yang sama dan menggunakan skenario dasar yang sama.”

"Kunci untuk setiap permainan yang bagus adalah untuk mendapatkan pemain berpengetahuan yang dapat dengan setia dan kreatif mensimulasikan apa yang akan dilakukan pasukan negara mereka dan untuk mendapatkan juri—wasit, pada dasarnya—yang dapat menilai hasil pertempuran dan pertempuran secara kredibel,” kata Ochmanek.

Simulasi perang sering dimainkan oleh pemerintah dan organisasi luar di seluruh dunia. Tetapi instruksi kepada para peserta dalam proyek CSIS mengatakan bahwa meskipun Pentagon telah melakukan banyak permainan perang seperti itu, semuanya dirahasiakan.

Akibatnya, informasi dalam domain publik sangat terbatas. Proyek ini akan mengisi kesenjangan dalam pengetahuan publik dan dengan demikian mendorong diskusi tentang struktur dan kebijakan kekuatan AS.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved