Analisis Mengerikannya Jika AS Perang dengan China karena Bela Taiwan

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 11:08 WIB
loading...
A A A
Dalam 18 dari 22 putaran gameplay yang dimainkan sampai saat ini, rudal China menenggelamkan sebagian besar armada kapal permukaan AS dan Jepang. "Dan menghancurkan ratusan pesawat di darat," kata Cancian, yang pernah menjadi analis anggaran pertahanan Gedung Putih yang juga pensiunan Marinir AS.

“Namun, serangan balik Angkatan Udara dan Angkatan Laut sekutu menghantam armada amfibi dan permukaan China yang terbuka, akhirnya menenggelamkan sekitar 150 kapal.”

“Alasan kerugian AS yang tinggi adalah karena Amerika Serikat tidak dapat melakukan kampanye sistematis untuk menjatuhkan pertahanan China sebelum bergerak mendekat,” katanya.

“Amerika Serikat harus mengirim pasukan untuk menyerang armada China, terutama kapal amfibi, sebelum membangun keunggulan udara atau maritim,” katanya.

“Untuk mengetahui skala kerugian, dalam iterasi game terakhir kami, Amerika Serikat kehilangan lebih dari 900 pesawat tempur/serangan dalam konflik empat minggu. Itu sekitar setengah dari persediaan Angkatan Laut dan Angkatan Udara.”

"Kekuatan rudal China sangat menghancurkan selama persediaan masih ada sehingga kapal selam dan pesawat pengebom AS dengan rudal jarak jauh sangat penting,” katanya.

“Untuk Taiwan, rudal anti-kapal penting, kapal permukaan dan pesawat terbang kurang penting.”

"Kapal permukaan sulit bertahan selama China memiliki rudal jarak jauh yang tersedia,” kata Cancian.

Para pemain simulasi sejauh ini belum membuat perkiraan tentang jumlah nyawa yang akan hilang atau dampak ekonomi yang luas dari konflik antara AS dan China, dua ekonomi terbesar di dunia.

Pertahanan Taiwan

Kemampuan pertahanan Taiwan adalah bagian yang sangat penting dari perhitungan karena pasukannya akan bertanggung jawab untuk menumpulkan dan menahan pendaratan China dari selatan—sebuah skenario yang dimainkan dalam simulasi.

“Keberhasilan atau kegagalan perang darat bergantung sepenuhnya pada pasukan Taiwan,” kata Cancian.

“Dalam semua iterasi permainan sejauh ini, orang China dapat membangun tempat berpijak tetapi dalam kebanyakan keadaan tidak dapat mengembangkannya. Pengurangan armada amfibi mereka membatasi kekuatan yang dapat mereka gunakan dan pertahankan. Dalam beberapa kasus, orang China mampu menguasai sebagian pulau tetapi tidak menaklukkan seluruh pulau.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved