Dari Nixon hingga Trump: Presiden AS yang Diselidiki oleh FBI
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 05:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Protes Penggerebekan FBI, Pendukung Berkumpul di Luar Kediaman Trump
Beberapa penyelidikan oleh badan-badan AS, Kongres, dan jaksa khusus diluncurkan mengenai tuduhan tersebut. Namun, keluarga Clinton dibebaskan dari kesalahan apa pun.
Bill Clinton juga menghadapi kasus pelecehan seksual terhadap pegawai magang Gedung Putih Monica Lewinsky, yang dibawa oleh mantan pegawai negara bagian Arkansas Paula Jones pada tahun 1994. Clinton membantah tuduhan itu tetapi dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS karena berbohong di bawah sumpah.
Pada Februari 1999, Senat membebaskan Clinton dari kedua pasal pemakzulan, setelah itu ia menjalani sisa masa jabatan keduanya.
4. George W. Bush
George W. Bush, presiden AS ke-43, menjabat pada 2001-2009, dan beberapa anggota pemerintahannya menghadapi tuduhan membocorkan identitas agen CIA Valerie Plame kepada jurnalis Robert Nova.
Plame dan suaminya menuduh Bush melebih-lebihkan bukti untuk membenarkan perang di Irak, klaim yang terbukti seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Gerebek Rumah Donald Trump, FBI Angkut 15 Kotak Termasuk Dokumen Rahasia
Beberapa pejabat dari pemerintahan Bush menghadapi penyelidikan yang berlangsung selama 22 bulan
Lewis "Scooter" Libby, mantan kepala staf Wakil Presiden Dick Cheney, dihukum karena berbohong kepada agen federal. Namun tidak ada bukti yang ditemukan tentang keterlibatan Bush dalam permasalahan Plame.
Beberapa penyelidikan oleh badan-badan AS, Kongres, dan jaksa khusus diluncurkan mengenai tuduhan tersebut. Namun, keluarga Clinton dibebaskan dari kesalahan apa pun.
Bill Clinton juga menghadapi kasus pelecehan seksual terhadap pegawai magang Gedung Putih Monica Lewinsky, yang dibawa oleh mantan pegawai negara bagian Arkansas Paula Jones pada tahun 1994. Clinton membantah tuduhan itu tetapi dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS karena berbohong di bawah sumpah.
Pada Februari 1999, Senat membebaskan Clinton dari kedua pasal pemakzulan, setelah itu ia menjalani sisa masa jabatan keduanya.
4. George W. Bush
George W. Bush, presiden AS ke-43, menjabat pada 2001-2009, dan beberapa anggota pemerintahannya menghadapi tuduhan membocorkan identitas agen CIA Valerie Plame kepada jurnalis Robert Nova.
Plame dan suaminya menuduh Bush melebih-lebihkan bukti untuk membenarkan perang di Irak, klaim yang terbukti seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Gerebek Rumah Donald Trump, FBI Angkut 15 Kotak Termasuk Dokumen Rahasia
Beberapa pejabat dari pemerintahan Bush menghadapi penyelidikan yang berlangsung selama 22 bulan
Lewis "Scooter" Libby, mantan kepala staf Wakil Presiden Dick Cheney, dihukum karena berbohong kepada agen federal. Namun tidak ada bukti yang ditemukan tentang keterlibatan Bush dalam permasalahan Plame.
(ian)
Lihat Juga :