Invasi China ke Taiwan Akan Lebih Mengerikan daripada Perang Ukraina

Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:10 WIB
loading...
A A A
“Nancy Pelosi, sebagai Ketua DPR tentu berhak berkunjung ke Taiwan. Pertanyaan sebenarnya yang praktis adalah apakah itu bijaksana,” kata Rudd.

“Jika Anda bertanya pada diri sendiri pertanyaan ini, dari perspektif Taiwan, apakah Taiwan dan keamanan nasionalnya sendiri lebih baik atau lebih buruk setelah kunjungan Pelosi? Konsensusnya adalah bahwa itu lebih buruk," ujarnya.

“China sekarang dapat melakukan latihan perang, secara efektif, untuk pertama kalinya seperti apa bentuk invasi dan oleh karena itu mengubah parameter untuk kemungkinan aksi militer terhadap Taiwan di periode mendatang.”

Rudd mengatakan jika AS ingin secara efektif menstabilkan hubungan bilateralnya dengan China, kunjungan Pelosi tidak membantu.

“Ya, dia punya hak untuk mengunjungi...Tapi...apakah itu bijaksana? Tidak, karena saya pikir itu benar-benar memperburuk situasi secara keseluruhan, baik untuk Taiwan dan untuk stabilitas keseluruhan hubungan AS-China,” katanya.

Komentar Rudd datang sehari setelah Duta Besar China untuk Australia Xiao Qian berbicara kepada National Press Club, di mana dia mengancam akan memberikan "pendidikan ulang" kepada lebih dari 23 juta orang Taiwan, untuk memberi mereka pemahaman yang benar tentang China.

Xiao mengatakan China siap menggunakan semua tindakan yang diperlukan untuk mengembalikan pulau itu ke "tanah air".

Rudd mengatakan pernyataan Duta Besar itu “bukan hal baru”.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved