Komandan Elite FSB Rusia Tewas dalam Perang Ukraina, Pukulan Telak bagi Putin

Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:40 WIB
loading...
Komandan Elite FSB Rusia...
Komadan elite FSB Rusia Letnan Kolonel Nikolay Gorban (36) tewas dalam perang di Ukraina. Kematiannya menjadi pukulan telak bagi Presiden Vladimir Putin. Foto/East2West via New York Post
A A A
KIEV - Seorang komandan elite Dinas Keamanan Federal untuk Operasi Asing atau FSB Rusia dilaporkan tewas dalam perang di Ukraina . Kematiannya dianggap menjadi pukulan telak bagi Presiden Vladimir Putin yang kehilangan banyak perwira.

Komadan elite FSB yang terbunuh adalah Letnan Kolonel Nikolay Gorban (36). Kematiannya dilaporkan oleh jurnalis InformNapalm Andrey Pavlushko.

Menurut laporannya, Gorban menjadi perwira senior ke-99 yang tewas selama perang Rusia di Ukraina.

"Letnan Kolonel Nikolay Gorban adalah seorang komandan di pasukan khusus FSB, dan dia meninggal di suatu tempat di Ukraina pada 2 Agustus,” tulis Pavlushko, seperti dikutip New York Post, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Pentagon: 80.000 Tentara Rusia Tewas atau Terluka dalam Perang Ukraina

Keadaan kematian Gorban belum terungkap.

Dia diyakini sebagai operator paling senior dari FSB--yang pernah dipimpin oleh Putin--yang terbunuh selama invasi Rusia ke Ukraina.

Sebuah kutipan resmi dari kerabat yang berduka atas kehilangannya mengatakan Gorban berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan tempur dan operasi khusus baik di Rusia maupun di luar negeri.

“Dalam menjalankan misi tempur, dia membuktikan dirinya sebagai perwira yang berani dan tegas. Dia bangga dengan pelayanannya di FSB Rusia," bunyi pernyataan obituari tersebut.

Kutipan itu juga menyatakan bahwa Gorban, putra seorang tentara, sebelumnya bertempur di Suriah dan dianugerahi dua Medali Keberanian. Dia meninggalkan seorang istri dan tiga putra.

Dalam pukulan lain untuk Kremlin, Kolonel Vasily Kleshchenko, seorang komandan penerbangan militer, juga dilaporkan tewas.

Kleshchenko adalah wakil kepala penggunaan tempur dan pusat pelatihan ulang ke-344 untuk pilot helikopter elite dan sniper.

Kematian terbaru menunjukkan bagaimana perang Presiden Putin membuat komandan angkatan bersenjata dan layanan keamanannya berkorban besar.

Pekan lalu, pasukan Rusia kehilangan Olga “Korsa” Kachura (52), kolonel wanita pertama yang tewas dalam perang di Ukraina.

Dia adalah seorang kolonel di pasukan Republik Rakyat Donetsk yang didukung Rusia di Ukraina, di mana dia memimpin divisi artileri roket.

Putin secara anumerta memberinya penghargaan Pahlawan Rusia untuk keberanian dan kepahlawanan yang ditunjukkan dalam kinerja tugas militer.

Rusia juga telah meratapi setidaknya 10 jenderalnya yang terbunuh dalam perang, meskipun Kremlin sejauh ini telah mengonfirmasi kematian hanya empat jenderal.

Sementara itu, pada hari Minggu, intelijen pertahanan Inggris melaporkan bahwa karena “kinerja buruk” pasukan Rusia di Ukraina, Kremlin sangat mungkin telah memecat setidaknya enam komandan sejak dimulainya perang pada 24 Februari.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan dalam buletin terbarunya bahwa Jenderal-Kolonel Aleksandr Chayko dicopot dari jabatannya sebagai komandan Distrik Militer Timur pada bulan Mei.

Jenderal Kolonel Aleksandr Zhuravlev, yang telah memimpin Distrik Militer Barat sejak 2018, telah absen dari perayaan Hari Angkatan Laut Rusia di St Petersburg pada 31 Juli dan kemungkinan digantikan oleh Letnan Jenderal Vladimir Kochetkov.

Intelijen Inggris juga mengatakan bahwa Jenderal Aleksandr Dvornikov, yang memiliki komando keseluruhan operasi di Ukraina, kemudian diberhentikan, dan Jenderal Sergei Surovikin telah mengambil alih komando Pengelompokan Pasukan Selatan dari Jenderal Gennady Zhidko.

“Efek kumulatif pada konsistensi komando kemungkinan berkontribusi pada kesulitan taktis dan operasional Rusia,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved