Kelompok HAM Kritik Skema Pemerintah Inggris Tangani Pengungsi Afghanistan

Senin, 08 Agustus 2022 - 23:09 WIB
loading...
A A A
Adam Smith International memiliki 250 staf di Afghanistan, membantu melaksanakan proyek bantuan, yang diterapkan melalui skema ARAP untuk pindah ke Inggris. Namun, hanya 24 yang menerima izin - sesuatu yang dikatakan direktur grup, Daniel Pimlott, "memalukan."

Baca: Taliban Kesal karena AS Habisi Pemimpin al-Qaeda Zawahiri di Afghanistan

Sekelompok 109 guru yang bekerja untuk British Council di Afghanistan masih terjebak di negara itu, meskipun diberikan izin untuk mengajukan pemukiman kembali, tanpa ada cara untuk melarikan diri.

Joseph Seaton, mantan manajer Inggris dan wakil direktur British Council Afghanistan, mengatakan: “Kegagalan British Council dan pemerintah Inggris untuk memastikan keselamatan guru mereka telah secara besar-besaran menodai pekerjaan besarnya di negara tersebut.”

Salah satu guru, Mahmoud, mengatakan, dia telah dikirimi ancaman pembunuhan oleh Taliban, bahkan sebelum pengambilalihan. “Saya telah pindah 11 kali. Taliban mencambuk putri saya yang saat itu berusia delapan tahun untuk membuatnya mengatakan di mana saya berada,” kata Mahmoud.

Pengarahan tersebut juga menyoroti nasib banyak warga Afghanistan yang berhasil sampai ke Inggris tetapi sekarang dibiarkan dalam keadaan bimbang. Sekitar 10.500 pengungsi saat ini ditempatkan di hotel-hotel di seluruh Inggris. Banyak dari mereka menderita masalah kesehatan mental yang serius sebagai akibatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Berita Terkini
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved