Spek dan Harga Jet Su-35 China yang Lintasi Selat Taiwan Saat Nancy Pelosi Terbang ke Taipei

Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:02 WIB
loading...
Spek dan Harga Jet Su-35...
Jet tempur SU-35. Foto/newstempo.github.io
A A A
BEIJING - Jet tempur milik China berjenis Sukhoi Su-35 diketahui sempat melintasi Selat Taiwan jelang kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi pada Rabu (3/8/2022).

Pesawat Sukhoi Su-35 milik China ini merupakan pesawat tempur canggih pabrikan Rusia dan merupakan pengembangan dari pesawat Su-27.

Pesawat yang juga disebut Su-35 Flanker-E Multirole Fighter mulai diresmikan di Moskow pada tahun 2007 lalu. Dan mulai melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2008. Dan mulai diproduksi secara massal pada tahun 2010.

Melansir dari airforce-technology.com, Su-35 memiliki panjang 21,9m, lebar sayap 15,3m dan tinggi 5,9m. Ini memiliki kapasitas untuk membawa muatan maksimum 8.000 kg dan pesawat dapat dioperasikan oleh satu orang.

Kokpit memiliki kolom kontrol pusat dan dilengkapi dengan kursi ejeksi nol-nol Zvesda K-36D-3.5E yang memungkinkan pilot untuk melontarkan diri pada kecepatan nol dan pada ketinggian nol.

Baca juga: Jet Tempur SU-35 China Lintasi Selat Taiwan, Pesawat Ketua DPR AS Dikawal Delapan F-15

Pesawat ini memiliki kontrol fly-by-wire digital quadruplex yang dikembangkan oleh Avionika Moscow Research and Production Complex JSC (MNPK Avionika).

Pada bagian kokpit dilengkapi dengan dua layar kristal cair MFI-35 resolusi tinggi 230mmx305mm dengan panel kontrol multifungsi dan layar head up IKSh-1M dengan bidang pandang lebar 20°x 30°.

Dalam bagian kemudi dilengkapi dengan sistem komunikasi radio terenkripsi VHF/UHF dan sistem data link militer tahan-jam antara pesawat skuadron dan antara pesawat dan kontrol darat. Sistem navigasi didasarkan pada tampilan peta digital dengan sistem navigasi inersia strapdown dan sistem penentuan posisi global.

Sebagai pesawat tempur, pesawat ini memiliki beberapa jenis rudal diantaranya, Vympel R-27 (sebutan NATO AA-10 Alamo) Vympel radar-guided medium-range R-77 (AA-12 Adder) dan Vympel short-range infrared-guided. R-73E (AA-11 Pemanah).

Selain itu terdapat juga rudal taktis, rudal anti radiasi, rudal jarak jauh, hingga rudal anti kapal selam.

Baca juga: Media Pemerintah Xi Jinping: Jet China Bisa Tembakkan Peluru di Depan Pesawat Pelosi

Pesawat ini ditenagai oleh dua mesin turbofan Sturn / UFA AL-31F 117S dengan kontrol nozzle thrust-vectoring, masing-masing menyuplai daya dorong 86.3kN atau 142.2kN dengan afterburn. Mesin tersebut dikembangkan bersama oleh Sukhoi, Saturnus dan UMPO.

Total kapasitas bahan bakar pada pesawat tempur ini adalah 14.350 liter. Kisaran unrefuelled pada bahan bakar internal adalah 1.580km.

Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan maksimum 2.390 km/jam. Jangkauan normal dan feri pesawat masing-masing adalah 3.600 km dan 4.200 km. Ketinggian maksimum adalah 18.000 m. Su-35 memiliki berat sekitar 18.400kg dan berat lepas landas maksimum adalah 34.500kg.

Melansir dari The Diplomat, Biaya per unit Su-35 diperkirakan sekitar $85 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Meskipun pada awalnya Rusia sempat khawatir akan tindakan yang hendak dilakukan China pada pesawat tersebut.

Rusia mulai mengirim pesawat tempur multi peran yang ditujukan untuk layanan di Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF), kata Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknis-Militer (FSVTS) kepada China pada 16 April 2019.

Baca juga: Ugal-ugalan, 27 Jet Tempur China Terabas Zona Pertahanan Udara Taiwan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved