Reaksi China Atas Kunjungan Pelosi Tuai Kecaman dari G7

Kamis, 04 Agustus 2022 - 03:50 WIB
loading...
Reaksi China Atas Kunjungan...
Reaksi China atan kunjungan Nancy Pelosi menuai kecaman dari Kelompok G7 karena dianggap memicu ketegangan dan destabilisasi kawasan. Foto/Japan Times
A A A
TAIPEI - Negara yang tergabung dalam G7 mengecam China karena dianggap telah meningkatkan ketegangan dan mengacaukan kawasan atas tanggapannya terhadap kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan .

Para diplomat top G7 mengatakan mereka prihatin dengan tindakan mengancam baru-baru ini dan diumumkan oleh China, khususnya latihan tembak-menembak dan pemaksaan ekonomi, yang berisiko eskalasi yang tidak perlu.

Pernyataan bersama itu muncul setelah Beijing mengumumkan rencana latihan militer di daerah-daerah yang mengelilingi Taiwan dari Kamis hingga Minggu, dengan maskapai asing diberitahu untuk menghindari "zona bahaya" ini.

Beijing juga melarang lebih dari 2.000 produk Taiwan dari pasar China daratan menyusul kunjungan Pelosi, yang berada di urutan kedua kepresidenan AS, dan sekelompok kecil anggota parlemen AS.

“Tidak ada pembenaran untuk menggunakan kunjungan sebagai dalih untuk aktivitas militer agresif di Selat Taiwan. Itu normal dan rutin bagi legislator dari negara kita untuk bepergian ke luar negeri,” bunyi pernyataan dari Menteri Luar Negeri Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, AS, dan Uni Eropa seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Kenapa China Tidak Mengakui Taiwan sebagai Negara? Ini Alasannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved