IAEA: Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Ukraina di Luar Kendali

Kamis, 04 Agustus 2022 - 02:08 WIB
loading...
IAEA: Pembangkit Nuklir...
Sura mendarat di Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia selama serangan pada awal-awal invasi Rusia ke Ukraina. Foto/Japan Times
A A A
NEW YORK - Kepala badan nuklir PBB, IAEA, mengatakan pembangkit nuklir Zaporizhzhia di Ukraina benar-benar di luar kendali. Situs, yang dikuasasi oleh pasukan Rusia sejak awal Maret, adalah pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

"Setiap prinsip keselamatan nuklir telah dilanggar," kata Rafael Grossi kepada kantor berita Associated Press yang dikutip BBC, Kamis (4/8/2022).

Grossi mengatakan pada awal pekan ini timnya telah siap untuk mengunjungi pabrik itu selama dua bulan terakhir. Tetapi mereka sejauh ini tidak dapat menjalankan misi.

Rusia merebut pembangkit listrik itu pada hari-hari awal setelah invasi, dan penembakan gedung-gedung di sana oleh pasukan Rusia menyebabkan kecaman internasional.

Baca juga: Kapal Pertama Pengangkut Gandum Ukraina Masuki Perairan Turki

Pembangkit listrik di Ukraina selatan masih beroperasi, dengan staf Ukraina di bawah kendali Rusia.

"Tetapi kontak IAEA dengan staf di pabrik itu "tidak merata" dan rantai pasokan peralatan dan suku cadang telah terganggu," Grossi menjelaskan kepada Associated Press.

Ia menambahkan Ada juga banyak bahan nuklir di sana yang perlu diperiksa oleh IAEA.

"Orang-orang Zaporizhzhia dan orang-orang yang jauh dari Zaporizhzhia mengandalkan kita semua untuk mencegah perang menyebabkan tragedi nuklir," kata Grossi - yang menjalankan IAEA, yang bekerja dengan negara-negara untuk membantu memastikan penggunaan teknologi nuklir yang aman - kepada sebuah konferensi di New York minggu ini.

Baca juga: Zelensky: Pertempuran di Donbass adalah Neraka

Pada bulan Juni, perusahaan nuklir negara Ukraina menuduh Grossi berbohong atas kunjungan inspeksi yang direncanakan, mengatakan Ukraina tidak mengundang organisasinya dan setiap kunjungan akan melegitimasi kehadiran Rusia di sana.

Dalam wawancaranya pada hari Selasa, Grossi mengatakan dia dan timnya membutuhkan perlindungan untuk mencapai Zaporizhzhia - yang berarti kerjasama Rusia dan Ukraina.

"Saya memohon kepada kedua belah pihak untuk membiarkan misi ini berlanjut," katanya.

Sementara itu, seorang pejabat Rusia di wilayah Zaporizhzhia mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan Ukraina menggunakan senjata yang dipasok Barat untuk menyerang pabrik tersebut.

Baca juga: Dulu Lawan Sekarang Kawan, Ini Sejarah Perang Chechnya dan Rusia

Yevgeny Balitsky mengatakan para pejabat siap untuk menunjukkan kepada IAEA bagaimana Rusia menjaga fasilitas nuklir sementara Ukraina diduga menyerangnya, IAEA melaporkan.

Pada tahun 1986, Ukraina adalah lokasi bencana nuklir terburuk di dunia ketika sebuah reaktor di pembangkit Chernobyl meledak.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved