Memanas, Dua Kapal Induk China Keluar dari Sarangnya, Diduga Mengitari Taiwan

Rabu, 03 Agustus 2022 - 11:54 WIB
loading...
A A A
Para ahli dan analis mengatakan PLA dapat mengirim pesawat tempur dan kapal perang untuk mengawal, mencegat, dan mengusir penerbangan Pelosi jika memang berusaha mendarat di Taiwan.

Menurut situs berita US Naval Institute, USNI News, armada penyerang kapal induk Angkatan Laut AS USS Ronald Reagan telah berlayar di dekat sisi tenggara Taiwan di Laut Filipina.

Menurut para analis kapal induk AS itu dapat memberikan pengawalan bagi penerbangan Pelosi.

Media lokal di pulau Taiwan mengatakan Liaoning bisa menuju selatan dan Shandong bisa menuju utara, mengelilingi pulau Taiwan dari kedua arah untuk menghalangi Pelosi.

Baca juga: Jet Tempur SU-35 China Lintasi Selat Taiwan, Pesawat Ketua DPR AS Dikawal Delapan F-15

Masih belum diketahui apakah pergerakan kapal induk Angkatan Laut PLA terkait dengan Pelosi.

“Mirip dengan bagaimana Angkatan Laut AS menggunakan kapal induknya untuk menunjukkan pencegahan, kapal induk Angkatan Laut PLA juga dapat melayani tujuan itu,” ungkap seorang pakar militer China daratan yang meminta anonimitas kepada Global Times, Selasa.

“Kapal induk China dibangun untuk menjaga kedaulatan, integritas teritorial dan kepentingan nasional, dan mereka akan dengan tegas menjalankan misi mereka ketika tugas memanggil,” tegas pakar itu.

Sementara itu, media sosial dihebohkan dengan berita sembilan pembom strategis H-6K Angkatan Udara PLA melakukan serangan jarak jauh setelah dikawal pesawat tempur Su-35.

Wartawan yang berbasis di Hong Kong Ryan Chan memposting foto sembilan pembom terbang dalam formasi.

Beberapa akun lain memposting video sejumlah jet pembom, yang diduga dari Divisi Pembom ke-8 Angkatan Udara PLA. Banyak pengguna, termasuk Chan, mengakui video tersebut dapat menggabungkan rekaman lama dan baru.

Namun, sejumlah jet pengebom terlihat terbang di atas apa yang diyakini sebagai Selat Taiwan. EurAsian Times tidak dapat memverifikasi laporan ini secara independen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved