Putin: Barat Buang Prinsip-prinsip Perdagangan Global ke Tempat Sampah!
Selasa, 02 Agustus 2022 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Vladimir Putin berpendapat sanksi Barat gagal memperhitungkan "konsekuensi yang jelas", seperti kenaikan biaya bahan bangunan di pasar internasional, dan memacu inflasi global.
Baca juga: Profil Ayman al-Zawahiri, dari Dokter Bedah Mata di Kairo hingga Pimpin Al Qaeda
“Penurunan kesejahteraan dan kualitas hidup warga biasa, pertama dan terutama di Eropa, tidak menarik bagi politisi, belum lagi hal-hal seperti kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Benda-benda ini dibuang begitu saja ke tempat sampah,” tegas pemimpin Rusia itu.
Putin menggambarkan upaya membatasi industri logam Rusia sebagai manifestasi terang-terangan dari persaingan tidak sehat, upaya Barat menghalangi bisnis Rusia dan mengkonfigurasi ulang pasar dunia yang menguntungkan mereka.
Negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat (AS) dan anggota Uni Eropa (UE) telah memberlakukan sanksi besar-besaran pada hampir semua aspek ekonomi Rusia sejak peluncuran serangan militer Moskow di Ukraina pada akhir Februari.
Langkah-langkah tersebut termasuk pembatasan minyak dan gas, barang dan jasa keuangan Rusia.
Baca juga: Profil Ayman al-Zawahiri, dari Dokter Bedah Mata di Kairo hingga Pimpin Al Qaeda
“Penurunan kesejahteraan dan kualitas hidup warga biasa, pertama dan terutama di Eropa, tidak menarik bagi politisi, belum lagi hal-hal seperti kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Benda-benda ini dibuang begitu saja ke tempat sampah,” tegas pemimpin Rusia itu.
Putin menggambarkan upaya membatasi industri logam Rusia sebagai manifestasi terang-terangan dari persaingan tidak sehat, upaya Barat menghalangi bisnis Rusia dan mengkonfigurasi ulang pasar dunia yang menguntungkan mereka.
Negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat (AS) dan anggota Uni Eropa (UE) telah memberlakukan sanksi besar-besaran pada hampir semua aspek ekonomi Rusia sejak peluncuran serangan militer Moskow di Ukraina pada akhir Februari.
Langkah-langkah tersebut termasuk pembatasan minyak dan gas, barang dan jasa keuangan Rusia.
Lihat Juga :