Rumor Kim Jong-un Meninggal, Pyongyang Panic Buying dan Helikopter Berseliweran

Senin, 27 April 2020 - 07:48 WIB
loading...
Rumor Kim Jong-un Meninggal,...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/REUTERS/KCNA
A A A
PYONGYANG - Masyarakat Ibu Kota Korea Utara (Korut), Pyongyang, melakukan panic buying di tengah rumor bahwa pemimpin mereka Kim Jong-un telah meninggal dunia. Selain itu, beberapa helikopter juga terbang rendah di ibu kota.

Panic buying adalah kondisi di mana para pembeli ramai-ramai membeli barang-barang kebutuhan hidup di toko dan supermarket untuk ditimbun sebagai antisipasi kondisi sulit seperti terjadi bencana.

Menurut laporan Washington Post, Minggu (26/4/2020) berbagai barang di rak-rak toko di Pyongyang ludes. Barang-barang yang habis dibeli para warga itu seperti minuman keras, deterjen, ikan kaleng hingga rokok.

Media Amerika itu juga melaporkan beberapa helikopter terbang rendah di atas ibu kota. Tak hanya itu, layanan kereta api di Korea Utara dan China utara telah terganggu.

Rumor kematian Kim Jong-un dimulai ketika dia absen dalam perayaan ulang tahun ke-108 mendiang kakeknya yang juga pendiri Korut, Kim Il-sung, pada 15 April 2020. Acara itu merupakan salah satu momen paling penting dalam kalender negara Korea Utara.

Kim sebelumnya tidak pernah absen dalam perayaan yang dikenal sebagai "Hari Matahari" tersebut sejak dia mengambil alih kekuasaan pada 2011 setelah kematian ayahnya; Kim Jong-il. Rumor tak mengenakkan semakin kencang ketika dia belum juga terlihat pada hari Sabtu ketika negaranya memperingati "Hari Militer".

Kim dilaporkan telah menjalani operasi kardiovaskular awal bulan ini yang mendorong desas-desus miring mulai dari kondisi kesehatannya yang memburuk hingga meninggal dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panduan Belanja dan...
Panduan Belanja dan Oleh-oleh Korea Selatan untuk Traveler Indonesia
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved