Arloji Emas Adolf Hitler yang Dicuri Dijual Rp16 Miliar
Sabtu, 30 Juli 2022 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
“Itu diberikan kepadanya kemungkinan besar oleh partai Nazi sendiri sebagai pengakuan atas pencapaiannya dan sebagai ucapan terima kasih karena mengangkat partai ke tampuk kekuasaan," ujarnya.
"Ini benar-benar unik! Tidak pernah ada jam tangan Hitler lain yang pernah ditawarkan di pelelangan, dan contoh kami memiliki sumber yang benar-benar kuat."
“Ada banyak peninggalan Hitler di luar sana dan kami telah menjual ratusan peralatan makan, pakaian, perabotan, dan sebagainya," paparnya.
"Tapi jam tangan lebih pribadi daripada hampir semua hal lainnya," imbuh dia.
Tentara Prancis, Sersan Robert Mignot, mengambil arloji itu dari Berghof—rumah pegunungan persembunyian Hitler di Bavaria, Jerman selatan—pada 4 Mei 1945.
Unitnya, Regiment de Marche du Tchad, telah menyerbu gedung itu sedikit di depan pasukan Amerika, tetapi ternyata gedung itu baru saja ditinggalkan.
Para prajurit kemudian menjarah apa pun yang bisa mereka bawa di ransel mereka, dengan barang-barang pribadi Hitler menjadi suvenir paling berharga.
Setelah membawa arloji itu kembali ke Prancis, Mignot kemudian menjualnya kepada sepupunya, yang cucunya kini telah melelang benda warisan Hitler tersebut.
"Ini benar-benar unik! Tidak pernah ada jam tangan Hitler lain yang pernah ditawarkan di pelelangan, dan contoh kami memiliki sumber yang benar-benar kuat."
“Ada banyak peninggalan Hitler di luar sana dan kami telah menjual ratusan peralatan makan, pakaian, perabotan, dan sebagainya," paparnya.
"Tapi jam tangan lebih pribadi daripada hampir semua hal lainnya," imbuh dia.
Tentara Prancis, Sersan Robert Mignot, mengambil arloji itu dari Berghof—rumah pegunungan persembunyian Hitler di Bavaria, Jerman selatan—pada 4 Mei 1945.
Unitnya, Regiment de Marche du Tchad, telah menyerbu gedung itu sedikit di depan pasukan Amerika, tetapi ternyata gedung itu baru saja ditinggalkan.
Para prajurit kemudian menjarah apa pun yang bisa mereka bawa di ransel mereka, dengan barang-barang pribadi Hitler menjadi suvenir paling berharga.
Setelah membawa arloji itu kembali ke Prancis, Mignot kemudian menjualnya kepada sepupunya, yang cucunya kini telah melelang benda warisan Hitler tersebut.
Lihat Juga :