AS Akui Tak Punya Bukti Rusia Beli Drone dari Iran

Jum'at, 29 Juli 2022 - 22:01 WIB
loading...
AS Akui Tak Punya Bukti...
Sejumlah drone terlihat di pangkalan bawah tanah yang dirahasiakan di Iran. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih mengakui Amerika Serikat (AS) tidak memiliki bukti bahwa Rusia membeli drone dari Iran.

Pemerintah AS mencatat tidak ada tanda-tanda pembelian beberapa pekan setelah Gedung Putih mengklaim kesepakatan untuk ratusan drone atau UAV mungkin telah terjadi.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby melunakkan tuduhan selama konferensi pers pada Selasa, menyatakan Gedung Putih belum melihat kesepakatan "yang benar-benar terpengaruh."

“Kami tidak melihat indikasi pengiriman aktual dan/atau pembelian drone Iran oleh Kementerian Pertahanan Rusia,” ungkap Kirby.

Baca juga: Rusia Blak-blakan Kerja Sama Militer dengan Turki, Drone Diincar

Pernyataannya datang lebih dari dua pekan setelah Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mengatakan Washington memiliki bukti yang jelas bahwa Iran sedang bersiap mengirimkan "beberapa ratus" drone ke Rusia, "termasuk UAV berkemampuan senjata," dan penjualan akan selesai pada "waktu yang dipercepat.”

Pada saat itu, Sullivan mengatakan pelatihan untuk drone baru akan dimulai dalam beberapa hari. Dia juga mengatakan pengiriman drone mungkin sudah dimulai.

Teheran dengan cepat menolak klaim itu. Iran bersikeras tidak akan memihak dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.

Baca juga: Rusia Tuding Ukraina Punya Alasan Bunuh Tentaranya Sendiri

Meski demikian, Gedung Putih berlipat ganda mempertahankan tuduhan itu dengan merilis citra satelit yang diduga menunjukkan “kepentingan Rusia yang sedang berlangsung” pada drone Iran.

Namun, meskipun mengakui Washington tidak melihat bukti pembelian atau pengiriman beberapa pekan kemudian, Kirby terus menduga Moskow sedang mencari senjata.

Dia menambahkan, Rusia "jelas tidak berniat untuk mencoba memperlambat" operasinya di Ukraina dan sedang mencari cara-cara baru untuk memperkuat kemampuannya.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan awal bulan ini bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan membahas potensi penjualan drone selama kunjungan 19 Juli ke Teheran, di mana ia juga bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Baru-baru ini, Peskov menyarankan Rusia sebagai gantinya dapat beralih ke Turki untuk drone tempur Bayraktar yang juga telah dijual Ankara ke Kiev.

Dia membenarkan bahwa “kerja sama militer-teknis” akan menjadi agenda pada pertemuan mendatang, menyusul laporan tentang kemungkinan kesepakatan itu.

Erdogan dijadwalkan bertemu Putin di Sochi pada 5 Agustus. Kerja sama militer antara kedua negara tampaknya tak terhindarkan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved