Di Tengah Ketegangan, Kapal Induk AS Kembali ke Laut China Selatan

Jum'at, 29 Juli 2022 - 04:00 WIB
loading...
Di Tengah Ketegangan,...
Di Tengah Ketegangan, Kapal Induk AS Kembali ke Laut China Selatan. FOTO/Reuters
A A A
HONG KONG - Sebuah kapal induk Amerika Serikat (AS) dan kelompok kapal penyerangnya telah kembali ke Laut China Selatan setelah panggilan pelabuhan di Singapura. Kapal itu ditempatkan di wilayah yang disengketakan ketika ketegangan dengan China meningkat atas kemungkinan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Para pejabat di Armada Ketujuh Angkatan Laut AS mengkonfirmasi pengerahan kapal induk USS Ronald Reagan ke jalur perdagangan penting, tetapi tidak mengomentari pertanyaan tentang ketegangan selama perjalanan oleh Pelosi.

Baca: China Sebut Patroli AS di Selat Taiwan Tingkatkan Ketegangan

"USS Ronald Reagan dan kelompok penyerangnya sedang berlangsung, beroperasi di Laut China Selatan setelah kunjungan pelabuhan yang sukses ke Singapura," kata Komandan Hayley Sims dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Kamis (28/7/20222).

Sims menambahkan, USS Ronald Reagan melanjutkan operasi normal dan terjadwal sebagai bagian dari patroli rutinnya untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka."

Ketika dimintai komentar, Kementerian Luar Negeri China mengatakan, AS sekali lagi "melenturkan ototnya" di Laut China Selatan dengan berlayarnya USS Ronald Reagan.

"Dari sini jelas bagi semua orang untuk melihat siapa yang merupakan ancaman terbesar bagi Laut China Selatan serta perdamaian dan stabilitas kawasan Asia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian dalam briefing reguler.

Baca: Kapal Perusak AS Berlayar Dekat Kepulauan Paracel, Langsung Diusir China

Berita tentang pengerahan kapal induk yang berbasis di Jepang itu muncul saat Beijing dan Washington bertukar pukulan diplomatik atas kunjungan Pelosi, yang dilaporkan akan berlangsung bulan depan setelah ditunda awal tahun ini. Pelosi sendiri belum mengkonfirmasi kemungkinan perjalanan tersebut.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan pada hari Rabu, bahwa dia telah berbicara dengan Pelosi dan memberinya penilaian keamanan. Tetapi, setiap komentar tentang perjalanan yang mungkin dia lakukan ke Taiwan harus datang dari kantornya.

China telah mengeluarkan peringatan keras kepada pejabat AS tentang kemungkinan kunjungan Pelosi ke Taiwan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Senin. Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved