7 Wali Kota Jerman Tuntut Pipa Gas Rusia Nord Stream 2 Dibuka: Akan Ada Kerusuhan!

Kamis, 28 Juli 2022 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Berlin bahkan menolak mempertimbangkan kemungkinan menggunakan NS2. Menteri Ekonomi Jerman Habeck mengatakan pipa tidak dapat beroperasi tanpa sertifikasi.

Dia juga menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin mencoba merusak solidaritas Uni Eropa dan Ukraina dengan menaikkan harga gas.

“Putin memiliki gas, tetapi kita memiliki kekuatan,” ungkap Habeck pada Selasa, meminta rakyat Jerman berdiri bersama.

Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan pesimisme yang meluas di industri Jerman mengenai prospek bisnis di masa depan.

Mengomentari penundaan turbin pekan lalu, Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock mengatakan kekurangan gas dapat menyebabkan pemberontakan dan kerusuhan.

“Jika kita tidak mendapatkan turbin gas, maka kita tidak akan mendapatkan gas lagi, dan kemudian kita tidak akan dapat memberikan dukungan untuk Ukraina sama sekali, karena kita akan disibukkan dengan pemberontakan rakyat,” papar dia kepada outlet TV RND.

Baerbock buru-buru menambahkan ini mungkin "dibesar-besarkan" dan bersikeras sebagian besar warga Jerman mendukung pengiriman senjata ke Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
Satu Tahun Invasi Rusia...
Satu Tahun Invasi Rusia ke Ukraina, Belum Ada Tanda Akan Damai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved