Rusia Blak-blakan Kerja Sama Militer dengan Turki, Drone Diincar

Kamis, 28 Juli 2022 - 10:00 WIB
loading...
Rusia Blak-blakan Kerja...
Drone TB2 buatan Baykar ditampilkan di SAHA EXPO Defence & Aerospace Exhibition, Istanbul, Turki, 10 November 2021. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kerja sama teknis-militer akan menjadi agenda ketika Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, bertemu di Sochi, Rusia.

Pernyataan ini adalah tanggapan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (27/7/2022), ketika ditanya tentang pengungkapan Erdogan bahwa Moskow mengincar drone tempur Bayraktar buatan Turki.

Saat ini drone itu dipasok ke Ukraina untuk melawan militer Rusia. Kerja sama di bidang drone ini, jika terwujud, dapat mengubah peta pertempuran di Ukraina.

Baca juga: Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina

Beberapa outlet Turki melaporkan pada Selasa bahwa Erdogan telah memberi tahu kepemimpinan partainya tentang minat Putin dalam industri drone militer Turki.

Pemimpin Rusia dilaporkan mengangkat topik kerja sama dengan Baykar Makina, pembuat Bayraktar, pada pertemuan 19 Juli di Teheran. Ditanya tentang hal itu, Peskov tidak menjelaskan secara spesifik.

"Kerja sama teknis-militer antara kedua negara terus menjadi agenda," ungkap juru bicara Kremlin kepada wartawan.

Baca juga: Gas Dipangkas Rusia, Uni Eropa Bisa Pecah, AS Marah-marah

Dia menambahkan, “Fakta bahwa interaksi kami berkembang di area sensitif seperti itu menunjukkan bahwa, secara umum, seluruh rentang hubungan kami berada pada tingkat yang sangat tinggi.”

Erdogan dijadwalkan bertemu Putin di Sochi pada 5 Agustus. Sementara implementasi perjanjian 22 Juli untuk ekspor biji-bijian melalui Laut Hitam diperkirakan akan mendominasi agenda, sekarang tampaknya topik drone juga akan muncul.

Laporan ketertarikan Rusia pada drone Turki telah menyebabkan kehebohan, karena Baykar telah memasok Bayraktar terutama ke Ukraina.

Kiev telah membeli selusin drone serang TB2 sebelum Februari, dan telah menerima pengiriman 50 unit lagi sejak itu, menurut Kementerian Pertahanan Ukraina.

Ankara telah menggembar-gemborkan drone Baykar sejak 2020, ketika mereka dikatakan telah membantu Azerbaijan menang dalam perang Nagorno-Karabakh 2020.

Pasukan Turki telah menempatkan drone itu di Suriah dan Libya juga. Reputasi mereka sebagai "senjata ajaib" agak menurun di Ukraina, di mana mereka bernasib buruk melawan pertahanan udara Rusia yang handal.

Kiev sekarang dilaporkan hanya menyimpannya untuk "misi khusus" karena risiko hancur ditembak jatuh militer Rusia.

CEO Baykar Haluk Bayraktar juga pernah mengatakan perusahaannya "tidak akan pernah" menjual drone ke Rusia.

“Ada hubungan strategis antara Turki dan Ukraina, terutama di bidang penerbangan dan luar angkasa,” papar dia kepada CNN, pekan lalu.

Dia menjelaskan, “Turki mendukung Ukraina dengan teknologi drone bersenjata. Kami tidak mengirimkan atau memasok apa pun ke Rusia.”

Meskipun Rusia memiliki program drone sendiri, AS menuduh Moskow ingin membeli “ratusan” drone serang dari Iran. Teheran telah membantah klaim tersebut.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved