Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina
Kamis, 28 Juli 2022 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
“Analis Barat percaya itu akan terlihat seperti ini, sebenarnya,” tutur dia, memposting peta kedua.
![Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina]()
Di atas peta itu, "Ukraina" direduksi menjadi Kiev dan sekitarnya. Tujuh wilayah di Barat telah dianeksasi oleh Polandia, dan tiga di barat daya oleh Hongaria dan Rumania, masing-masing.
Segala sesuatu yang lain ditandai "Rusia."
Dia tidak merinci ahli Barat mana yang mungkin membayangkan pemisahan seperti itu.
Pemerintah Ukraina telah berulang kali menolak kemungkinan konsesi teritorial, bersikeras tujuan Kiev adalah "penyerahan" Rusia dan "reintegrasi" Donbass dan Krimea.
Baca juga: Zelensky Ceramahi Rakyat Amerika Soal Inflasi dan Covid-19: Itu Tak Ada Apa-apanya
Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia antara 2008 dan 2012, dan kemudian sebagai perdana menteri hingga 2020, ketika dia ditugaskan di Dewan Keamanan Nasional.

Di atas peta itu, "Ukraina" direduksi menjadi Kiev dan sekitarnya. Tujuh wilayah di Barat telah dianeksasi oleh Polandia, dan tiga di barat daya oleh Hongaria dan Rumania, masing-masing.
Segala sesuatu yang lain ditandai "Rusia."
Dia tidak merinci ahli Barat mana yang mungkin membayangkan pemisahan seperti itu.
Pemerintah Ukraina telah berulang kali menolak kemungkinan konsesi teritorial, bersikeras tujuan Kiev adalah "penyerahan" Rusia dan "reintegrasi" Donbass dan Krimea.
Baca juga: Zelensky Ceramahi Rakyat Amerika Soal Inflasi dan Covid-19: Itu Tak Ada Apa-apanya
Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia antara 2008 dan 2012, dan kemudian sebagai perdana menteri hingga 2020, ketika dia ditugaskan di Dewan Keamanan Nasional.
Lihat Juga :