Menlu Rusia: AS Hancurkan Semua yang Ancam Kepentingan Politiknya
Rabu, 27 Juli 2022 - 22:00 WIB
loading...
Menlu Rusia: AS Hancurkan Semua yang Ancam Kepentingan Politiknya. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) menghancurkan semua negara yang mengancam kepentingan politiknya seperti yang dapat dilihat dari hasil operasi militer di Yugoslavia, Irak, Libya, Suriah, dan negara-negara lain. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia , Sergey Lavrov, Rabu (27/7/2022).
“Ketika di masa lalu, rekan-rekan Amerika kami merasa ada ancaman terhadap kepentingan politik mereka maka ribuan kilometer jauhnya dari pantai AS mereka membom Yugoslavia pada tahun 1999, Irak pada tahun 2003, Libya pada tahun 2011 dan banyak negara lainnya,” kata Lavrov, seperti dikutip dari TASS.
Baca: Lavrov Akui Tujuan Rusia Gulingkan Presiden Ukraina Zelensky
“Tanpa ragu, tanpa penjelasan kepada siapa pun, mereka melancarkan operasi militer, sangat sering dengan dalih palsu, menghancurkan kota, membunuh ribuan warga tak berdosa," lanjutnya.
Lavrov menunjukkan bahwa sebagai akibat dari operasi militer AS, kota-kota seperti Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah praktis terhapus dari muka bumi. "Saya tidak ingat bahwa Barat beradab progresif dengan cara apa pun mengangkat masalah ini," tambahnya.
“Ketika di masa lalu, rekan-rekan Amerika kami merasa ada ancaman terhadap kepentingan politik mereka maka ribuan kilometer jauhnya dari pantai AS mereka membom Yugoslavia pada tahun 1999, Irak pada tahun 2003, Libya pada tahun 2011 dan banyak negara lainnya,” kata Lavrov, seperti dikutip dari TASS.
Baca: Lavrov Akui Tujuan Rusia Gulingkan Presiden Ukraina Zelensky
“Tanpa ragu, tanpa penjelasan kepada siapa pun, mereka melancarkan operasi militer, sangat sering dengan dalih palsu, menghancurkan kota, membunuh ribuan warga tak berdosa," lanjutnya.
Lavrov menunjukkan bahwa sebagai akibat dari operasi militer AS, kota-kota seperti Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah praktis terhapus dari muka bumi. "Saya tidak ingat bahwa Barat beradab progresif dengan cara apa pun mengangkat masalah ini," tambahnya.
Lihat Juga :